Komitmen Pemkab Kudus Benahi TPA, Dikebut Menuju Controlled Landfill

oleh -618 Dilihat
Potret kondisi saat ini di TPA Kab. Kudus. (Foto: YM)

Kudus, isknews.com — Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dalam membenahi pengelolaan sampah kian ditegaskan, menyusul sorotan dari Kementerian Lingkungan Hidup yang sebelumnya menilai kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) perlu segera ditata ulang. Perbaikan kini dikebut sebagai bagian dari upaya menuju sistem controlled landfill yang lebih ramah lingkungan.

Langkah tersebut diwujudkan melalui percepatan penataan TPA oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus. Sejumlah pekerjaan fisik mulai dilakukan, termasuk pengurukan zona pendamping guna mendukung sistem pengelolaan yang lebih tertata.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PKPLH Kudus, Didik Tri Prasetya, mengatakan penataan ini menjadi prioritas setelah adanya perhatian dari pemerintah pusat.

Kami sudah mulai melakukan penataan dengan menguruk area pendamping menggunakan tanah uruk yang tersedia. Ini bagian dari komitmen kami dalam memperbaiki sistem pengelolaan TPA,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Selain itu, pengolahan sampah berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) tetap dijalankan sebagai langkah strategis untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA.

Di samping penataan, kegiatan RDF juga tetap berjalan sampai sekarang. Ini bagian dari proses menuju pengelolaan yang lebih terkontrol,” jelasnya.

Didik mengungkapkan, percepatan penataan mulai dilakukan sejak kunjungan Menteri Lingkungan Hidup ke Kudus beberapa waktu lalu. Sejak itu, pihaknya langsung bergerak melakukan pembenahan secara bertahap.

Kemarin setelah ada kunjungan dari Pak Menteri, kami langsung mulai melakukan penataan di TPA. Sekarang masih terus berjalan, tergantung kondisi cuaca. Kalau tidak hujan, pekerjaan tetap kami lanjutkan,” terangnya.

Kendala cuaca diakui menjadi tantangan dalam proses pengerjaan. Meski demikian, pihaknya memastikan progres tetap berjalan agar target penataan dapat tercapai.

Walaupun cuaca kurang mendukung, kami tetap bergerak terus agar penataan ini bisa segera selesai,” tegasnya.

Dalam menghadapi momentum libur Lebaran, PKPLH Kudus juga menyiagakan personel kebersihan untuk menjaga layanan tetap optimal. Petugas penyapu hingga armada pengangkut sampah disiagakan, termasuk antisipasi gangguan seperti pohon tumbang.

Kami siagakan personel selama Lebaran, baik petugas lapangan maupun pengangkutan. Jangan sampai ada pohon tumbang atau hal lain yang mengganggu pelayanan,” katanya.

Terkait pengembangan RDF, Pemkab Kudus juga tengah membuka peluang dukungan dari luar negeri. Namun, prosesnya masih dalam tahap koordinasi lanjutan.

Untuk bantuan RDF dari luar negeri, itu masih dalam proses. Kami terus berkoordinasi untuk pengembangannya ke depan,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.