Kondisi Bendung Wilalung Memprihatinkan, Hanya Satu Pintu Yang Berfungsi

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Kondisi Pintu Banjir Wilalung di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, saat ini memprihatinkan. Bangunan yang biasa dikenal masyarakat sebagai Bendung Wilalung itu mengalami kerusakan.

Koordinator penjaga pintu Bendung Wilalung Noor Ali melalui Pengurus Pintu Banjir Wilalung Karno menjelaskan, dari 11 pintu yang ada hanya satu yang dapat difungsikan. Rusaknya 10 pintu dikarenakan terjadi sedimentasi atau endapan lumpur yang sudah berlangsung cukup lama.

Lebih lanjut Karno menjelaskan, sembilan pintu Bendung Wilalung mengarah ke Sungai Juwana sedangkan dua pintu mengarah ke Sungai Wulan. “Pintu yang mengarah ke Sungai Wulan sudah rusak sejak lama, akhirnya terpaksa dipotong agar air dapat mengalir,” ujarnya.

TRENDING :  Debit Air Meningkat Bendung Wilalung Siaga Tiga Banjir

Karena dipotong, lanjut Karno, pintu menjadi tidak bisa digunakan untuk mengontrol aliran air dari Bendung Klambu. Karena air langsung mengalir ke Sungai Wulan. Sebenarnya pintu yang masih bisa difungsikan ada tiga yakni pintu 6, 7, dan 8.

Pintu 6 dan 7 adalah pintu yang menggunakan genset untuk membukanya. Sedangkan pintu 8 masih dengan cara manual. Sayangnya karena sedimentasi selama bertahun-tahun, pintu 6 dan 7 menjadi tidak bisa digunakan.

TRENDING :  Debit Air Bendungan Wilalung Berangsur Turun, Warga Tetap Diminta Siaga

“Dulu sekitar tiga tahun yang lalu pernah dipaksa dibuka, tapi tetap tidak bisa karena lumpurnya sudah terlalu banyak. Bahkan karena dipaksa buka ada salah satu komponen yang mengalami kerusakan,” ceritanya.

Dia menambahkan, selain tidak berfungsinya pintu karena endapan lumpur, ada juga pintu yang ditutup secara permanen dengan menggunakan beton, yakni pintu 4, 5, dan 9. Sehingga tidak lagi bisa diperbaiki dan digunakan untuk mengontrol air.

Meski begitu, imbuhnya, debit air tetap bisa dikontrol karena pintu air di Bendung Klambu seluruhnya berfungsi dengan baik. “Devit air dikontrol dari Bendung Klambu, kecuali jika debitnya terlalu besar lintu 8 di Bendung Wilalung yang mengarah ke Sungai Juwana akan dibuka,” tukasnya.

TRENDING :  Warga Nglobo Ancam Blokir Jalan Operasi Migas

Karno mengatakan, Bendung Wilalung saat ini membutuhkan perbaikan. Selain kerusakan di pintu airnya, atap bendungan juga dalam kondisi memprihatinkan. Menurutnya, sebenarnya pihanya sudah berupaya mengusulkan perbaikan ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, Namun hingga kini belum ada perbaikan.

Dia berharap seceparnya dilakukan perbaikan. Termasuk pengerukan lumpur yang harus menggunakan alat berat karena sudah terlalu banyak. (MK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :