Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus terus memperkuat proses pengusulan KH. Raden Asnawi sebagai Pahlawan Nasional. Penjabat Bupati Kudus, Dr. M. Hasan Chabibie, menyampaikan bahwa langkah-langkah administratif dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait di tingkat nasional telah dijalankan sesuai regulasi yang berlaku. Ia menegaskan bahwa Pemkab Kudus telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan Kemenkopolhukham untuk memperkuat usulan tersebut.
“Kami dari Pemkab Kudus sudah mendorong penuh berbagai proses pengusulan gelar pahlawan nasional kepada KH. Raden Asnawi. Berbagai dokumen telah kami laporkan dari level kabupaten, provinsi, hingga pusat. Kami juga berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan Kemenkopolhukham untuk memperkuat usulan ini,” kata Hasan Chabibie, Minggu (8/09/2024).
Sebelumnya, pada Jumat (06/09), Pemkab Kudus bekerja sama dengan Kemenkopolhukham menggelar Sarasehan Kebangsaan bertema “Mengokohkan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.” Acara ini menghadirkan Dr. Janedjri M. Gaffar, M.Si (Deputi VI Bidang Kesatuan Kemenkopolhukham), serta diikuti oleh rombongan dari Kemenkopolhukham. Dalam kesempatan tersebut, Hasan Chabibie menegaskan komitmen Pemkab Kudus untuk mengusulkan KH. Raden Asnawi sebagai Pahlawan Nasional.
Rombongan Kemenkopolhukham datang untuk melihat potensi Kudus, termasuk peran besar KH. Raden Asnawi dalam perjuangan kemerdekaan. Hasan Chabibie juga menyampaikan bahwa Kudus memiliki banyak potensi, termasuk 18.000 UMKM yang menjadi penggerak ekonomi, serta warisan sejarah dua Kanjeng Sunan, yakni Kanjeng Sunan Kudus dan Kanjeng Sunan Muria.
“KH. Raden Asnawi ini adalah cucu dari Kanjeng Sunan Kudus dan menjadi guru dari banyak kiai besar Nahdlatul Ulama. Sosoknya sangat layak dianugerahi gelar Pahlawan Nasional,” tambahnya.
Deputi VI Kemenkopolhukham, Dr. Janedjri M. Gaffar, juga mengapresiasi potensi Kudus dan mengingatkan tantangan yang dihadapi bangsa menjelang Indonesia Emas 2045, terutama dalam menjaga kemajemukan dan menghadapi ketidakpastian global.
Acara tersebut juga menjadi ajang interaksi antara delegasi Kemenkopolhukham, keluarga KH. Raden Asnawi, dan masyarakat Kudus. (AS/YM)







