Kudus Potensi Jadi Wilayah Layak Anak Di Jateng

oleh -254 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Kabupaten Kudus menyatakan siap menjadi wilayah yang kondusif dan layak untuk mendukung tumbuh kembang anak secara positif sehingga bisa menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas dan bertaqwa.  Balita yang sehat merupakan salah satu tolak ukur daerah yang maju.

Perhatian Pemkab terhadap tumbuh kembang balita sangat penting mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Pemkab Kudus juga menempatkan tumbuh kembang balita menjadi prioritas peningkatan kesehatan. Terbukti, Kabupaten Kudus masuk lima besar nominasi tumbuh kembang balita 2019 se-Provinsi Jawa Tengah .

Mawar Hartopo dan tim verifikasi KLA saat tiba di Kudus (Foto: YM_

Plt Bupati Kudus HM Hartopo, menyampaikan apresiasinya atas kedatangan Tim Verifikasi KLA untuk memberikan penilaiaan di Kabupaten Kendal kepada Ketua Tim Verifikasi KLA Tahun 2019 dari Jawa Tengah di Command Center Diskominfo Kudus.

Berbagai program telah dilaksanakan Pemkab Kudus untuk mengamati tumbuh kembang balita. Mulai dari pemberian makanan tambahan gratis, monitoring ibu hamil di desa-desa, hingga pengobatan gratis dari puskesmas setempat.

“Kami sadar balita adalah penerus kemajuan bangsa di masa depan. Kami berusaha memberikan pelayanan terbaik agar tumbuh kembang balita di Kudus baik. Salah satunya pemberian makanan tambahan yang selalu kami lakukan,” ucapnya.

Stunting pada balita di Kudus berada di angka 21 persen. H.M. Hartopo berupaya terus mengurangi angka stunting 2 persen per tahun. Pihaknya menjelaskan terus mengupayakan kader puskesmas desa untuk masuk ke kampung-kampung dan memonitor langsung kesehatan ibu hamil.

Menurutnya, kesehatan anak harus diperhatikan sejak di dalam kandungan. “Pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Kami terus mengimbau agar kader dapat jemput bola ke masyarakat. Terutama warga kampung yang terkadang tidak perhatian terhadap kesehatan kandungan,” ucapnya.

H.M. Hartopo meminta agar tim verifikasi lapangan evaluasi tumbuh kembang balita provinsi Jawa Tengah tak hanya menilai namun dapat memberikan pembinaan kepada masyarakat. Masukan dan saran dari tim verifikasi penting agar Kabupaten Kudus dapat meningkatkan kesehatan masyarakat Kudus.

“Kami mengucapkan selamat datang kepada rombongan. Mohon dinilai secara obyektif dan mohon masukannya agar tumbuh kembang balita lebih baik lagi,” ucapnya.

Ketua tim verifikasi lapangan evaluasi tumbuh kembang balita Provinsi Jawa Tengah, Buang Mardjuki mengungkapkan selain masuk lima besar, Kabupaten Kudus memasukkan dua kategori yakni tumbuh kembang balita kecil, dan tumbuh kembang balita besar.

Padahal biasanya kabupaten lain hanya ikut pada satu kategori. Hal tersebut menunjukkan Kudus serius meningkatkan kesehatan balita. Mardjuki berharap adanya monitoring tumbuh kembang balita dapat mempersiapkan generasi penerus bangsa yang produktif.

“Kami harap adanya monitoring tumbuh kembang balita dapat mempersiapkan generasi penerus Indonesia yang sehat,” tandas dia. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.