Aisyiyah Kudus Gaungkan Gerakan Lawan Stunting Lewat PMT dan Edukasi Keluarga

oleh -179 Dilihat
Sejumlah pengurus dan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Kudus dalam aksi kemanusiaan: pemberian makanan tambahan (PMT) bagi anak-anak stunting. (Foto: Istimewa/PDA)

Kudus, isknews.com – Di tengah peringatan Milad ke-108, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Kudus menegaskan peran nyatanya dalam isu kesehatan masyarakat dengan menggelar aksi kemanusiaan: pemberian makanan tambahan (PMT) bagi anak-anak stunting.

Kegiatan ini digelar Minggu (6/7/2025) di Aula Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kudus.

Sebanyak 24 anak dari berbagai Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Kabupaten Kudus menjadi penerima manfaat.

Mereka berasal dari kelompok usia rentan stunting, yaitu 13 anak usia 1+, 8 anak usia 3+, dan 3 anak usia 5+.

Ketua Majelis Kesehatan PDA Kudus, Hj. Muslimah, S.Pd.I., S.Pd. AUD, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemberian bantuan gizi, tetapi juga bagian dari gerakan nasional yang digagas oleh Majelis Kesehatan PP ‘Aisyiyah melalui Surat Edaran Nomor 154/PPA/E/V/2025.

Sebelumnya, rangkaian Syiar Milad ini diawali dengan webinar bertema

“Optimalisasi Konsumsi Pangan B2SA dalam Mewujudkan Keluarga Sehat dan Tangguh Pangan.”

“Stunting bukan takdir. Ini masalah gizi kronis yang bisa dicegah dan diatasi. Maka kami ingin hadir bukan hanya lewat bantuan makanan, tapi juga edukasi dan pendampingan keluarga secara berkelanjutan,” tegas Muslimah.

Dalam kegiatan tersebut, para orang tua juga mendapatkan edukasi seputar pola konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA).

Menurut Muslimah, pola asuh dan kesadaran orang tua dalam memenuhi kebutuhan gizi anak menjadi kunci penting dalam memutus mata rantai stunting.

Selain itu, ‘Aisyiyah juga menekankan pentingnya ketahanan pangan berbasis rumah tangga sebagai solusi jangka panjang dalam menciptakan generasi sehat dan produktif.

“Harapannya, kegiatan ini bisa jadi pemantik kesadaran bersama bahwa membangun anak sehat dimulai dari dapur rumah sendiri. Dan kami percaya, ketika ibu berdaya, maka keluarga akan tangguh, dan bangsa akan kuat,” tandas Muslimah.

KOMENTAR SEDULUR ISK :