Kunjungi Vaksinasi di Getassrabi, Menko PMK Apresiasi Kerja Keras Kudus Bebas dari Zona Hitam

oleh -468 kali dibaca
Menko PMK Muhadjir Efendi saat meninjau vaksinasi yang digelar oleh Pemuda Muhammadiyah Kudus di Klini Muhammadiyah Darussalam Medika, Desa Getassrabi, Kecamatan Gebong, Kabupaten Kudus, Sabtu (11/09/2021). (foto: Yy)

Kudus, isknews.com – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengaku senang melihat pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Kudus karena sudah sampai tingkat desa. Menurut dia,  pelaksanaan vaksinasi sampai lingkup terkecil akan meminimalisasi munculnya kasus-kasus baru.  Dengan demikian kemungkinan terjadinya klaster tingkat desa bisa diatasi dengan semangat vaksinasi yang dilakukan warga.

Hal itu disampaikan oleh Menko Muhadjir Effendy saat meninjau pelaksanaan vaksinasi yang diinisiasi oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus bersinergi dengan Polri, RS Aisyiyah dan Lazismu di Klinik PKU Muhammadiyah Darussalam Medika, Desa Getassrabi, Kecamatan Gebong, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (11/09/2021).

Pelaksanaan vaksinasi yang bertajuk “Seribu Vaksinasi Merdeka untuk Kudus Sehat” terselenggara atas inisiasi Polri, PP Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah, Aisyiyah, dan tokoh masyarakat Kudus.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir turut didampingi oleh Sekertaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Rektor Universitas Muhammadiyah Kudus Rusnoto, Anggota DPRD dari PAN Kudus Endang Kursistiyani, Budiyono dan Rochim Sutopo serta perwakilan Pemda Kabupaten Kudus, dan jajaran pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kudus.

Muhadjir mengaku senang karena pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Kudus sudah sampai tingkat desa. Menurut dia, dengan digencarkannya vaksinasi sampai lingkup terkecil akan meminimalisir munculnya kasus-kasus baru.

“Sehingga kemungkinan terjadinya kluster tingkat desa bisa diatasi dengan semangat vaksinasi yang dilakukan oleh warga seperti ini. Saya kira ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain,” ujar Menko PMK.

Menko Muhadjir juga mengapresiasi kerja keras semua pihak yang telah melepaskan Kabupaten Kudus dari zona hitam Covid-19 beberapa bulan lalu. Bahkan kini Kabupaten Kudus sudah berada di Zona PPKM Level 2 Jawa Tengah. Menurutnya, kolaborasi pentahelix, yakni pemerintah, sektor swasta, perguruan tinggi, civil society, dan media massa telah terlaksana dengan baik dalam menangani kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus.

Suasana vaksinasi di Desa Getassrabi, Gebog, Kudus (Foto: Yy)

“Saya berterimakasih, Kudus yang kemarin memecahkan rekor tertinggi di Jawa Tengah dan Indonesia saat ini sudah landai,” katanya.

Terpisah, Wakil Kepala Intelejen dan Keamanan Polri, Irjen Pol Suntana mengatakan capaian vaksinasi di sejumlah daerah di Indonesia sudah sangat baik. Dia menyebut Bali dan Jakarta prosentase vaksinasi covid dosis 1 sudah mencapai 100 persen.
“Seluruh Indonesia, vaksinasi tahap 1 sudah mencapai lebih dari 75 persen. Vaksin kedua sekitar 30 – 35 persen. Vaksinasi ini masif dilakukan,” katanya saat ditemui ditempat yang sama.

Sementara itu Budiyono anggota DPRD yang juga Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kudus menyampaikan bahwa, dengan banyaknya kesadaran masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi insyaAllah Indonesia akan segera pulih.

“Tak perlu buruh waktu yang lama bila masyarakat konsisten untuk melakukan vaksin tidak lama lagi herd immunity akan tercapai,” ungkapnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.