Kurangi Beban Perbaikan Jalan Rusak, Jalur Bulungcangkring – Gadu Diusulkan Dikelola Provinsi

oleh -403 kali dibaca
Jalan Bulunggcangkring - Gadu kini banyak ditemui kerusakan di sejumlah bahu jalan (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Jalan yang menghubungkan Kudus – Pati melalui Desa Bulunggcangkring Kecamatan Jekulo, Kudus dan Desa Gadu Kecamatan Sukolilo, Pati dianggap telah menjadi jalan alternatif dengan mobilitas tinggi.

Oleh karenanya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus tahun depan akan mengusulkan perubahan pengelolaan jalan Bulungcangkring-Gadu. Akses perbatasan Kabupaten Kudus-Kabupaten Pati tersebut selanjutnya diharapkan dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Pelaksana Tugas Kadinas PUPR, Arief Budi Siswanto, menyebut sejumlah pertimbangan. Salah satunya, akses tersebut digunakan untuk mobilitas warga di kedua wilayah perbatasan.
”Lalu lintas harian di kawasan tersebut cukup tinggi. Kondisi tersebut mengakibatkan percepatan kerusakan jalan. Akses jalan digunakan oleh warga di kedua kabupaten,” katanya, Senin (08/02/2021).

Pertimbangan lainnya, untuk mengurangi beban perbaikan jalan setiap tahunnya. ”Jika ditangani provinsi, beban kita akan berkurang,” paparnya.

Pihaknya berharap alasan pengalihan diterima pemerintah provinsi. Pengajuan pengalihan sudah dikaji, dan diharapkan direalisasikan tahun depan.

”Segala sesuatunya kami kembalikan kepada provinsi,” imbuhnya.
Total Jalan Bulungcangkring (Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus) dan Gadu (Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati) 3,5 kilometer. Lebar akses jalan eksisting 4 meter.

Kondisi sebagian ruas jalan ini sudah rusak. Beberapa lubang besar terlihat selama musim penghujan ini. Meskipun demikian, jalan cukup ramai dilalui warga baik dari arah Bulungcangkring maupun Gadu atau sebaliknya.

Salah seorang pengguna jalan, Suhartanto (35) mengaku sering melintas kawasan tersebut. Warga Jekulo tersebut merasa akses Bulungcangkring-Gadu lebih dekat dibandingkan harus melalui jalur utama Pantura Timur. Kendala yang dihadapi saat sekarang, kondisi jalan mulai rusak.

”Banyak lubang jalan,” ungkapnya.

Soal penerangan jalan menjadi perhatian lainnya. Meskipun sudah ada lampu penerangan jalan umum, perlu ditambah. Penambahan lampu penerangan jalan tidak hanya menambah kenyamanan tetapi juga keamanan saat melintas kawasan tersebut. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.