Layanan SKCK On The Spot di Arena CFD Disambut Antusias Warga Kudus

oleh
Kapolres Kudus AKBP Saptono, saat berdialog dengan remaja yang sedang membuat SKCK di arena CFD Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Musim pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang pada pekan-pekan ini membludag oleh para siswa yang baru saja lulus sekolah, baik yang akan digunakan untuk keperluan kuliah maupun bekerja.

Hal tersebut menjadikan Polres Kudus dalam rangka HUT Bhayangkara ke 73 membuat terobosan dengan menggelar layanan SKCK on the spot di arena Car Free Day (CFD) , Minggu (23/06/2019).

Kehadiran Layanan SKCK On the spot ini disambut antusias oleh masyarakat Kudus. Terlebih pada awal tahun ajaran baru ini, permintaan pembuatan SKCK sangat tinggi. Bahkan dalam sehari, Polres Kudus melayani sekitar 200 pemohon.

“Ini tadi ada sekitar 100 orang yang kami layani. Saat ini permintaan SKCK memang masih tinggi,” terang Kasat Intelkam Kudus, AKP Susatyo, saat ditemui media ini di stand layanan SKCK di CFD.

TRENDING :  HUT Bhayangkara Ke -71, Polres Kudus Santuni Anak Yatim Piatu

Kendati begitu, ia mengaku saat ini pelayanan pembuatan SKCK masih terpusat di Mapolres Kudus. Dan untuk layanan SKCK keliling sampai saat ini belum bisa dilakukan oleh pihaknya. Lantaran kendala jaringan dan listrik.

“Seperti kegiatan layanan SKCK on the spot pagi ini. Untuk jaringan dan listriknya kami mengambil dari Pos Patwal di Alun-alun. Karena untuk jaringan dan listriknya kami belum bisa mandiri,” jelasnya.

Dijelaskannya, sembari berolahraga masyarakat dapat mengurus perpanjangan SKCK di stan yang telah disediakan pihak Polres Kudus. Syaratnya pun hampir sama dengan pengurusan SKCK pada umumnya.

TRENDING :  Penasaran Apa Yang Dilakukan Para Istri Polisi Di Bulan Ramadan? Yuk Intip Kegiatan Mereka

“Cukup membawa syarat SKCK yang Masa berlakunya sudah habis, foto copy KTP, Kartu Keluarga, foto 4×6 sebanyak 4 lembar, serta membayar dana penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 30.000. Pengerjaan hanya memakan waktu 15 menit,” terangnya.

Menurutnya, layanan SKCK berbeda dengan layanan Samsat Keliling. Meskipun sama-sama berbasis online, namun untuk pembuatan layanan SKCK keliling perlu dilakukan persiapan yang matang.

“Untuk alatnya kami sudah siap. Kendala kami selama ini dari jaringan dan sumber daya manusianya. Utamanya untuk perumusan sidik jari,” terang dia.

TRENDING :  Antisipasi Jelang Pilkada, Personil Polres Kudus Latihan Tembak

Untuk itu, rencananya pihaknya akan melakukan pelatihan SDM dari masing-masing Polsek terkait dengan perumusan sidik jari.

Dengan begitu dia berharap kedepan proses pembuatan SKCK bisa dilakukan di Polsek terdekat. Sehingga masyarakat tidak perlu jauh-jauh pergi ke Mapolres untuk membuat SKCK.

Sementara itu, Kapolres Kudus, AKBP Saptono menambahkan, institusi yang dipimpinnya akan terus berkomitmen untuk meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik kepada publik. Berbagai pelayanan kepolisian diupayakan sebaik dan secepat mungkin. Namun tetap mengacu pada prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Dalam pelayanan kami, tetap mengedepankan transparansi,” tandasnya.

KOMENTAR SEDULUR ISK :