Mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus Kenalkan Ekoteologi Lewat Sekolah Alam Sawah di SD 02 Karangmalang

oleh -395 Dilihat
Mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus Kelompok 34 mengajak siswa SD 02 Karangmalang foto bersama usai belajar langsung di area persawahan dan peternakan ayam melalui program “Sekolah Alam Sawah”, Rabu (12/8/2026). (Foto: istimewa)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini dilakukan mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus Kelompok 34 melalui program “Sekolah Alam Sawah” di SD 02 Karangmalang. Para siswa diajak belajar langsung dengan memanfaatkan lingkungan persawahan dan peternakan yang menjadi bagian dari potensi Desa Karangmalang.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 11-12 Agustus 2026, tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tema KKN “Pemberdayaan Potensi Desa dan Internalisasi Ekoteologi”. Seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 dilibatkan dalam pembelajaran yang dikemas di luar ruang kelas.

Ketua KKN UIN Sunan Kudus Kelompok 34, M. Ulin Nuha, mengatakan program Sekolah Alam Sawah dirancang agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih dekat dengan lingkungan sekitar. Menurutnya, potensi desa dapat menjadi media pembelajaran yang menarik sekaligus sarana menanamkan kepedulian terhadap alam.

“Melalui Sekolah Alam Sawah, kami ingin mengajak anak-anak belajar secara langsung dari lingkungan yang ada di sekitar mereka. Harapannya, mereka tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga memahami pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari kehidupan,” ujar Ulin Nuha.

Pelaksanaan kegiatan dibagi berdasarkan jenjang kelas. Siswa kelas 1-3 mengikuti kegiatan pada 11 Agustus, sedangkan siswa kelas 4-6 mendapat giliran pada 12 Agustus 2026.

Para siswa terlebih dahulu diajak menuju area persawahan. Di sana mereka diperkenalkan dengan tanaman padi, kondisi ekosistem sawah, serta berbagai hal yang berkaitan dengan keberlangsungan lingkungan. Mahasiswa KKN juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga tanah, air, dan kebersihan di sekitar lahan pertanian.

Dari persawahan, rombongan kemudian melanjutkan pembelajaran ke peternakan ayam. Siswa diperkenalkan dengan hewan ternak, lingkungan peternakan, hingga cara merawat hewan dengan baik. Mereka juga mendapatkan pengalaman langsung dengan memanen telur yang berada di area peternakan.

Ulin Nuha menjelaskan, kegiatan tersebut sengaja dibuat dengan konsep praktik langsung agar siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Selain itu, pembelajaran di lapangan juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Desa Karangmalang kepada generasi muda.

“Kami berusaha membuat kegiatan ini interaktif dan menyenangkan. Anak-anak bisa melihat, bertanya, mencoba, dan mendapatkan pengalaman secara langsung. Dari situ kami berharap muncul rasa memiliki dan kepedulian terhadap lingkungan di sekitar mereka,” jelasnya.

Usai mengikuti kegiatan di sawah dan peternakan, siswa kembali ke sekolah untuk mengikuti outbound. Permainan edukatif diberikan untuk membangun kerja sama, kekompakan, keberanian, serta meningkatkan keaktifan siswa selama kegiatan.

Rangkaian acara kemudian dilengkapi dengan pemberian reward bagi siswa sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme mereka. Sebelum kegiatan berakhir, mahasiswa KKN mengajak siswa melakukan refleksi mengenai pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti Sekolah Alam Sawah.

Konsep ekoteologi juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa KKN mengajak siswa memahami bahwa alam dan seluruh makhluk hidup merupakan ciptaan Allah SWT sehingga harus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan secara bijaksana.

Ulin Nuha menambahkan, nilai tersebut diharapkan dapat membentuk kesadaran siswa mengenai peran manusia sebagai khalifah fil ardh. Menjaga lingkungan, menurutnya, bukan hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab manusia dan rasa syukur kepada Allah SWT.

“Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi pengalaman yang membekas bagi siswa. Mereka dapat tumbuh menjadi anak-anak yang peduli terhadap lingkungan, memahami potensi desanya, serta memiliki kesadaran bahwa menjaga alam juga bagian dari nilai keagamaan,” ungkapnya.

Pihak SD 02 Karangmalang menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Guru dan siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias karena proses pembelajaran berlangsung secara aktif dan tidak monoton.

Program Sekolah Alam Sawah menjadi salah satu bentuk kontribusi KKN UIN Sunan Kudus Kelompok 34 dalam memberdayakan potensi Desa Karangmalang. Melalui pendekatan pendidikan berbasis lingkungan dan nilai keislaman, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi siswa sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia sekolah. (AS/YM)