Massa Harap Kasus Tamzil Segera Selesai dan Kembali Pimpin Kudus

oleh

Kudus, isknews.com – Seperti yang dijanjikan oleh sejumlah aktifis dalam pertemuan di Wisma Berlian milik advokad Daru Handoyo sepekan sebelumnya, aktivis yang tergabung dalam Forum Penyelamatan Kudus (FPK) menggelar aksi unjuk rasa untuk membela Bupati Kudus nonaktif HM Tamzil yang sedang tersandung kasus dengan sangkaan korupsi oleh KPK, Jumat (30/08/2019).

Massa dari Forum Penyelamat Kudus, saat melakukan aksi Save Tamzil di Alun-alun Simpangtujuh Kudus (Foto: YM)

Aksi yang digelar di alun-alun Kudus tersebut menilai kasus dugaan korupsi jual beli jabatan yang dialami Tamzil tersebut hanya merupakan fitnah yang keji.

Dalam aksinya, massa membentangkan spanduk putih bertuliskan #Save Tamzil. Tak hanya itu, sejumlah poster juga dibentangkan yang isinya berupa dukungan terhadap Tamzil yang kini masih mendekam di jeruji besi tahanan KPK.

TRENDING :  Hartopo Yakini Kudus Akan Jadi Kabupaten Bebas Buang Air Besar Sembarangan ke 14 di Jateng

Para massa juga sempat melantunkan doa dan pembacaan sholawat. Mereka berharap kasus yang membelit Tamzil bisa segera selesai dan Tamzil bisa kembali memimpin Kudus.

Salah satu koordinator aksi, Bin Subianto dalam orasinya mengungkapkan, aksi ini sebagai bentuk kepudulian kepada Bupati Tamzil. Menurutnya, warga masih percaya Tamzil akan segera kembali ke Kudus bersama masyarakat Kudus lagi.

“Ini keprihatinan kepada Pak Tamzil. Tapi kami yakin kalau saat ini Pak Tamzil hanya pergi klencer. Artinya beliau akan kembali lagi. Insyaaallah dalam waktu dekat,Pak Tamzil kembali ke Kudus,” katanya.

TRENDING :  Pemkab Kawal Penyaluran Pupuk Urea Bersubsidi

Senada dengan Bin, Nur Chozin juga mengatakan dalam orasinya, KPK semestinya melakukan langkah hukum tanpa tebang pilih. Baginya, Tamzil adalah orang baik. Bahkan, saat menjabat sebagai bupati, ia sering membela kepentingan masyarakat. Salah satunya tunjangan sebesar Rp 1 juta per bulan untuk guru madrasah diniyah dan guru swasta.

“Pak Tamzil orang baik, dan banyak jasanya untuk Kudus,”tandasnya.

TRENDING :  Tak Akan Ada Ijin Bagi Usaha Eksploitasi Air Muria

Setelah melakukan serangkaian orasi, massa kemudian melakukan sebuah ritual dengan cara mengelilingi Alun-alun Simpang Tujuh. Massa berharap, ritual tersebut menjadi sarana bisa mengembalikan Tamzil ke Kudus lagi.

Meski hanya diikuti belasan orang, namun aparat Kepolisian tak mau kecolongan. Jajaran Polres Kudus menerjunkan puluhan personel untuk mengamankan aksi tersebut.

Selain itu, aksi yang dilakukan juga sempat membuat lalu lintas di sekitar Alun-alun Simpang Tujuh Kudus tersendat. Meski demikian, aksi tetap berjalan dengan tertib dan aman. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :