Menjamurnya Parkir Liar, Dishub Kudus Terus Intensif Patroli

oleh
Menjamurnya Parkir Liar, Dishub Kudus Terus Intensif Patroli ISKNEWS.COM
Foto: Pihak kepolisian saat berada di lokasi kantong parkir matahari. (istimewa)

Kudus, ISKNEWS.COM – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus Abdul Halil akan mengevaluasi sehubungan dengan adanya penangkapan dua pelaku yang diduga melakukan praktik pungutan liar.

“Evaluasi dilakukan selain patroli secara intensif juga pihaknya akan melakukan koordinasi dengan lembaga terkait untuk melakukan patroli, dalam hal ini Polres Kudus untuk melakukan patroli di kantong-kantong parkir,” terangnya.

Lebih lanjut, adanya penangkapan dua pelaku yang diduga melakukan praktik parkir liar itu menjadi bahan evaluasi bagi kami. “Ada beberapa kantong-kantong parkir dibawah naungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus. Diantaranya kantong parkir khusus Mall Ramayana, eks Matahari Mall Kudus, terminal wisata Bakalan Krapyak, terminal bus induk Jati, terminal menara Kudus dan dua kantong parkir di pangkalan truk Desa Klaling dan Desa Jati Wetan.

TRENDING :  Ratusan Petenis Ikuti Kejurnas Tenis Yunior

Selain parkir yang dikelola Dishub, lanjut Halil, juga ada kantong parkir yang dikelola oleh pihak instansi terkait, diantaranya pasar Kliwon, yang kantong parkirnya dikelola oleh pihak Dinas Perdagangan.

TRENDING :  Waspada! Ratusan Ulat Bulu Serang Desa Demaan

Sementara itu, Kaposek Jati AKP Bambang mengungkapkan, Dua preman yang diduga melakukan praktik parkir liar telah diamankan kedapatan melakukan pungutan biaya parkir tanpa tiket retribusi di beberapa lokasi, Kamis (30/8/2018) siang. “Mereka melakukan pungutan liar di depan ex. Matahari Mall dan Pasar Burung,” imbuhnya.

TRENDING :  Perluasan Parkir Terminal Wisata Bakalan Krapyak Kudus Ditarget Rampung Juli 2018

Dikatakan Bambang, kedua pelaku itu juga tidak dibekali karcis parkir. Bahkan sesekali memakai cara paksa saat meminta uang karcis. “Selain itu besaran parkir yang ditarik melebihi ketentuan pada umumnya,” jelasnya.

Lantas, dari pengamanan tersebut, pihaknya mengamankan kedua pelaku dan barang bukti berupa uang tunai. “Barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp45 ribu dan Rp55 ribu kami amankan,” bebernya. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :