Kudus, isknews.com – Gerakan shalat subuh berjamaah yang digaungkan oleh berbagai gerakan islam telah juga menjalar hingga di berbagai tempat, program gerakan shalat subuh berjamaah kemarin di gelar oleh Ranting Muhammadiyah Pasuruhan Kidul, bertepatan dengan tanggal 27 Rajab 1438 Hijriah telah dilaksanakan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah di Masjid An-Nuur Pasuruhan Kidul.
Kegiatan yang bertema “Menuju Kejayaan islam dengan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah” merupakan gagasan dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pasuruhan Kidul. Gerakan ini dihadiri tidak kurang dari 300 jamaah yang hadir dari warga Desa Pasuruhan Kidul dan sekitarnya.
Dalam barisan jamaah juga turut hadir diantaranya, Kepala Desa Pasuruhan Kidul, Sunarto, ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pasuruhan, Rahmad Agus Salim serta beberapa tokoh dari Aisiyah.
“Gerakan ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dan semangat kepada para warga Muslim betapa pentingnya Sholat Berjamaah terutama Subuh yang banyak memiliki keutamaan, jadi kegiatan ini tidak ada tendensi apapun murni untuk ibadah” ujar Ketua PRM Pasuruhan Kidul Subchan dalam sambutannya, Senin (24/04/2017).
Setelah sholat shubuh berjamaah, para jamaah mendengarkan tausiyah dari Tafrihan, Lc dari PDM Kab. Demak. Dalam tausiyahnya, Tafrikhan memaparkan, “setidaknya ada tiga keutamaan sholat subuh berjamaah diantaranya yg pertama dengan sholat berjamaah menjauhkan diri dari sifat munafik, yang kedua seorang mukmin yang rajin sholat subuh berjamaah nanti di hari kiamat akan dapat cahaya dari Allah SWT dimana cahaya tersebut sangat dibutuhkan pada hari itu dan yang ketiga seorang mukmin yang rajin sholat berjamaah akan mendapat jaminan dari Allah SWT (keberkahan dan kebaikan).” tuturnya.
Tak hanya sholat subuh berjamaah dan mendengarkan tausiyah, para jamaah juga disediakan pelayanan kesehatan berupa check tekanan darah, kolesterol, gula darah dan asam urat. Kegiatan ini hasil kerjasama antara PRM Pasuruhan Kidul dengan Klinik Pratama Muhammadiyah Pasuruhan serta STIKES Muhammadiyah Kudus.
Selain itu para jamaah juga dapat menikmati sarapan pagi yang telah disediakan panitia berupa soto ayam dan teh hangat, kegiatanpun ditutup dengan penampilan Grup Drum Band dari SD Muhammadiyah Pasuruhan. Mudah-mudahan kegiatan semacam ini tidak menjadi yang terakhir akan tetapi merupakan langkah awal menuju kejayaan Islam yang dimulai dengan kembalinya semangat Umat Islam berjamaah ke masjid. Aamiin. (YM/MPI)







