Kudus, isknews.com – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2017, telah dilaksanakan jalan santai dengan peserta dari siswa-siswi tingkat Raudhatul Athfal se-Kecamatan Mejobo, Sabtu, (28/10/2017) Pagi.
Jalan sehat yang dibuka oleh Camat Mejobo, Harso Widodo itu mengambil rute start di Masjid Besar Al Ma’wa Desa Mejobo sampai finish Kantor Kecamatan Mejobo.
Dalam sambutannya berharap, Pelaksanaan penyelenggaraan kegiatan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2017 ini semoga banyak memberikan kemanfaatan dalam bidang pendidikan terutama pada anak-anak siswa siswi tingkat Raudhatul Athfal sehingga sejak dini sudah mengerti akan peran maupun jasa jasa perjuangan dari para santri. “Kami selaku pemerintah Kec Mejobo mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah turut berperan serta mensukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.
Ketua Panitia, Zuroh, S.Pd. mengatakan,Kegiatan peringatan hari Santri Nasional tahun 2017 tingkat Raudhatul Athfal se-Kecamatan Mejobo Kudus diikuti kurang lebih 1200 peserta, dengan mengambil tema “Meneguhkan peran santri dalam bela negara menjaga pancasila dan NKRI” dan dalam kesempatan itu, juga ditampilkan Hiburan Pentas seni oleh adik-adik RA se-Kecamatan Mejobo.
Hadir dalam kegiatan tersebut H. Sukarjo, S.Ag (Kemenag Kab Kudus), Musika Kecamatan Mejobo, H. Sulebi, S.Ag.M.Pd (Pengawas Madrasah se-Kecamatan Mejobo), Kepala desa se-Kecamatan Mejobo, Ikatan Guru Raudhatul Athfal se-Kecamatan Mejobo, Para siswa-siswi RA se-Kecamatan Mejobo.
Ditambahkan, Kirab ini untuk mengenang jasa para santri terdahulu yang ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hal itulah yang menjadi dasar pemerintah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. ”Sejarah mencatat, para santri telah mewakafkan hidupnya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan tersebut,” ucapnya.
Para santri dengan caranya masing-masing bergabung dengan seluruh elemen bangsa yang lain untuk melawan penjajah, menyusun kekuatan di daerah-daerah terpencil, mengatur strategi, dan mengajarkan kesadaran tentang arti kemerdekaan. (AJ)










