Hari Santri Nasional Momen Tingkatkan Sinergitas Santri, Ulama Dan Pemerintah

oleh -806 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Hari Santri Nasional (HSN) dimaknai sebagai momen peningkatan sinergitas para santri dan ulama dengan pemerintah. Dalam perayaan HSN ini, Plt Bupati Kudus, HM Hartopo berharap agar para santri bisa menjadi relawan Covid-19.

“Di masa pandemi seperti ini, santri harus menjadi garda terdepan. Dengan membantu pemerintah memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai progam-progam pemerintah ke masyarakat. Santri harus jadi relawan Covid-19,” ujarnya.

Dengan peningkatan sinergitas ini, Hartopo berharap pandemi bisa segera reda. Dengan begitu aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan seperti semula. Begitupun dengan aktivitas pembelajaran di pondok pesantren.

“Kita semua berharap Covid-19 segera selesai. Agar kehidupan bisa kembali seperti semula,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya menghimbau masyarakat untuk tidak bosan menjalankan protokol kesehatan. Terlebih kasus Covid-19 di Kudus ini kian melandai.

“Ini Kudus zona orange menuju kuning. Kami berharap bulan November sudah bisa hijau,” tambah dia.

Disinggung mengenai kluster pondok pesantren yang beberapa waktu lalu terjadi di sejumlah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Hartopo menegaskan Kudus tidak ada kluster tersebut.

Upacara peringatan hari santri nasional (HSN) di depan pendopo Kabupaten Kudus (Foto: YM)

Menurut Hartopo, pondok pesantren di Kudus aktif melakukan upaya pencegahan penularan Covid-19. Seperti melakukan screening pada santri yang pulang ke pondok.

Lalu, menerapkan protokol kesehatan ketat selama proses pembelajaran di pondok pesantren. Termasuk melakukan pemantauan pada aktivitas guru-guru yang tidak menginap di pondok.

“Kita juga rutin lakukan edukasi dan pemantauan kesehatan di pondok pesantren. Puskesmas-puskesmas saya arahkan setiap hari melakukan pengecekan kesehatan di pondok-pondok. Kalau ada yang sakit, segera ditangani,” jelas Hartopo. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.