Metode Brainwashing Bahayakan Pasien Stroke

oleh -226 Dilihat

Oleh : dr. Noviandi Herlambang , Sp.S.M.Si,Med

(RS Mardi Rahayu Kudus)

Penyembuhan penyakit stroke dengan metode brainwashing dan brain spa yang tengah ngetren dinilai berbahaya oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (Perdossi). Metode tersebut belum teruji medis dan bisa membuat penyakit pasien bertambah parah.

Ketua Umum PP Perdossi Prof Dr Moh Hasan Machfoed mengatakan, penanganan penyakit stroke tidak bisa sembarangan. Penyembuhan harus mengacu panduan standar  yang merupakan hasil penelitian secara internasional. Penanganan itu terdiri atas pengobatan, intervensi, dan perawatan.

Brainwashing bukan tindakan medis. Tujuannya menghancurkan clotting (bekuan darah) yang menyumbat pembuluh otak dengan cairan tertentu. Itu adalah terapi. Jika salah cairan, bisa menyebabkan pendarahan di otak,” kata Hasan dalam jumpa pers Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN) Stroke di Patra Convention Hotel Semarang, baru-baru ini.

Hal lain yang disorot Perdossi adalah masa pengobatan. Menurut panduan, penanganan dilakukan dengan ketat. Terapi intervensi stroke iskemik dan trombolisis intra vena hanya diperbolehkan dalam waktu 4,5 jam sejak serangan.  

Kewajiban Moral

Trombolisis intra arteri hanya boleh dilakukan maksimal enam jam dan thrombectomy maksimal delapan jam.Lebih dari batas waktu, maka cairan yang dimasukkan tidak akan bermanfaat dan justru berpotensi menyebabkan pendarahan pada otak.

Hal ini jauh berbeda jika dibandingkan dengan brainwashing dan brain spa yang bisa dilakukan setelah sekian tahun serangan atau malah sebagai tindakan preventif.”Masyarakat harus paham. Ingin menyembuhkan tapi malah membahayakan. Perdossi tidak ingin menghakimi tindakan medis dokter, tapi kami memiliki kewajiban moral untuk menyampaikannya,” jelas Hasan.

Untuk upaya penanganan lebih lanjut, Perdossi bekerja sama dengan Balitbang Kementerian Kesehatan tengah mendata pasien stroke di delapan rumah sakit negeri. Tujuannya untuk memperoleh data riil penderita yang akan digunakan sebagai acuan penanggulangan. (YM/Adv.)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.