Minta Gelar Musorkablub, Besok Pengusung Mosi Tidak Percaya Ketua KONI Kudus, Temui KONI Jateng

oleh

Kudus, isknews.com – Besok pagi dijadwalkan sejumlah delegasi yang merupakan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus pengusung mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan KONI, Antoni Alfin akan beraudiensi dengan pimpinan KONI Jawa Tengah.

Delegasi yang mengklaim didukung oleh sebanyak 34 Pengkab ini melalui perwakilannya akan menemui Ketua KONI Jawa Tengah Brigjen TNI Purn Soebroto untuk membicarakan perlunya digelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (MusorkablubKONI Kabupaten Kudus karena menganggap Ketua KONI sekarang Antoni Alfin, tak cakap memimpin jalannya organisasi.

Hal itu diungkapkan Ketua Forum Komunikasi Pengkab Olahraga Kabupaten Kudus, Mas’ud, Rabu (17/6) kemarin.

‘’Kalau dari KONI Jateng tidak menyetujui Musorkablub (Musyawarah Olahrga Kabupaten Luar Biasa), 34 Ketua Pengkab sepakat akan keluar dari kepengurusan,’’ ungkap Mas’ud yang juga Ketua Bidang Pembinaan Prestasi dan Sekretaris Pengkab atlet Angkat Berat, Kamis (18/06/2020).

Gedung sekretariat KONI Kudus (Foto: YM)

Menurutnya, wacana Musorkablub baru akan disampaikan secara mendetail ke KONI Jateng dan akan diikuti oleh 15 ketua Pengkab.

“Sebetulnya kami hanya boleh mengajak serta 5 orang ketua pengkab saja, akan tetapi setelah melalui negosiasi kami akhirnya diperkenankan mengajak 15 Peserta untuk ikut dalam audiensi ini,” jelas Mas’ud.

Alasan digelarnya Musorkablub adalah ketua dari 34 pengkab tidak mempercayai kepemimpinan Ketua KONI Kudus saat ini yakni Antoni Alfin dan harus diganti.

Selain itu, lanjutnya, pemberian uang pembinaan juga kurang transparan dan ada kesenjangan, serta tidak ada program kerja yang jelas. Program yang dimaksud adalah persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XVI Tahun 2022.

Tidak hanya itu, Antonin juga dinilai tidak mampu memperjuangkan hak bonus atlet dan pelatih berprestasi [ada ajang Porprov 2018, yang berakibat menurunnya motivasi atlet dan pelatih.

‘’Ketua umum KONI saat ini juga tidak bisa merangkul dan mempersatukan Pengkab,’’ jelasnya.

Untuk itu, kata Mas’ud, sebelum melayangkan surat pengunduran diri ke Ketua KONI Kudus, sejumlah ketua Pengkab meminta Ketua KONI Kudus dan Jateng untuk memfasilitasi menggelar Musorkablub.

Namun jika dalam waktu 30 hari tidak bisa memfasilitasi musyawarah tersebut, pihaknya dan sejumlah pengurus harian KONI Kudus serta sejumlah ketua Pengkab olahraga lainnya akan menggelar Musorkablub sendiri dan memilih ketua umum KONI Kudus yang baru.

‘’Wacana Musorkablub ini sebelumnya juga telah dibahas pada pertemuan di rumah Peter M Faruq pada 1 Juni 2020,’’ paparnya.

Terpisah, Ketua KONI Kudus, Antoni Alfin saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui ada jadwal audiensi sejumlah Pengkab ke KONI Jateng. Mengingat hingga Rabu sore kemarin, pihaknya tidak melakukan pemberitahuan baik secara lisan maupun tertulis.

‘’Tetapi kalau benar ke KONI Jateng saya sangat meyayangkan. Sebab persoalan ini masalah internal dan harusnya dibahas dulu di Kudus,’’ pungkasnya.

Dikabarkan Jumat besok juga pihaknya akaan melakukan audiensi dengan Plt Bupati Kudus bersama jajaran pengurus yang masih loyal kepadanya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :