Mobil Pikap Korsleting, Gudang Mebel Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

oleh -313 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Gudang mebel milik CV Saba yang terletak di Jalan Pramuka No.19 RT 06 RW 01 Kelurahan Wergu Wetan Kecamatan Kota tak jauh dari Kantor PCNU Kudus dilanda kebakaran hebat pada sekitar pukul 05.05 WIB Subuh tadi, Rabu (02/09/2020).

Dari informasi di lapangan, kebakaran awalnya diketahui oleh seorang warga saat sedang berada di lantai 2 Gedung PCNU bersebelahan dengan gudang, melihat ada kepulan asap hitam dari Gudang CV Saba di bagian tengah.

Karena tak tampak ada orang di gudang tersebut, selanjutnya dia menghubungi Piket Polsek Kota Kudus dan menginformasikan bahwa ada kebakaran di gudang.

Akibat besarnya api, lokasi kebakaran yang berada di tengah-tengah pemukiman dan perkantoran itu sempat membuat kepanikan warga dan para tetangga yang berada tak jauh di lokasi kebakaran.

Sejumlah unit armada pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api yang menjilat material kayu mebel yang sangat mudah terbakar tersebut.

Gudang mebel di Jalan Pramuka Kudus yang ludes terbakar akibat korsleting mobil pikap yang terparkir didalamnya (Foto: YM)

Menurut Noor Kayin komandan Regu 3 dari pasukan Pemadam kebakaran Satpol PP Pemkab Kudus, proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 1 jam.

“Semua benda yang ada di dalam gudang tersebut nyaris ludes terbakar barang-barang mebel termasuk 350 almari jati siap kirim, mobil L300, mesin perkakas dan sejumlah dokume, laptop juga ikut ludes terbakar,” katanya di lokasi.

Disinggung mengenai penyebab kebakaran, Kayin mengatakan diduga berasal dari korsleting sebuah mobil Mitsubishi L 300 yang berada di gudang tersebut.

“Awalnya yang terbakar adalah mobil pikap tersebut, lalu api menjalar hingga membakar seluruh isi gudang,” terangnya.

Menurutnya penyebab korsletingnya mobil pikap tersebut juga masih dalam pemeriksaan pihak berwajib.

“Tadi ada 9 unit mobil armada pemadam kebakaran yang ikut membantu pemadaman api, dari BPBD, Satpol PP Pemkab dan sejumlah perusahaan swasta ikut membantu pemadaman api,” kata dia.

Kayin menjelaskan, sesungguhnya tak ada kesulitan dalam pemadaman api yang melanda gudang ini, apalagi di belakang gudang adalah lapangan Merdeka, sehingga mempermudah akses pemadaman.

“Hanya saja karena material yang terbakar ini adalah kayu, sehingga cepat sekali membesar dan melalap habis isi gudang dalam waktu sangat cepat,” tambah dia.

Sementara kerugian menurutnya ditaksir diangka 3 miliar rupiah. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.