Ketua DPC Jelaskan Mekanisme Baru Pemilihan Ketua di Muscab PPP Periode Ini

oleh -11 Dilihat
Ketua DPC PPP Kudus, KH Zainuddin. (Foto: YM)

Kudus, isknews com – Ketua DPC PPP Kudus, KH Zainuddin, menjelaskan adanya perubahan mekanisme dalam pemilihan ketua pada Musyawarah Cabang (Muscab) PPP yang digelar untuk tiga kabupaten yakni Kudus, Jepara, dan Demak di Hotel Horison Kudus, Minggu (26/4/2026).

Menurutnya, dalam mekanisme terbaru ini peserta Muscab tidak lagi secara langsung memilih figur ketua, melainkan memilih tim formatur yang nantinya bertugas menentukan susunan kepengurusan DPC.

“Sekarang tidak seperti dulu. Kalau dulu kan memilih ketua, memilih figur ketua. Sekarang tidak, yang dipilih adalah formatur. Formatur itulah yang nanti bertugas menentukan siapa ketuanya,” ujar KH Zainuddin di sela-sela Muscab.

Ia menjelaskan, melalui mekanisme tersebut akan disiapkan masing-masing tiga nama calon untuk posisi ketua, sekretaris, dan bendahara.

Nama-nama itu kemudian diajukan ke DPP PPP melalui DPW untuk diputuskan.

“Dari pemilihan itu nanti disiapkan masing-masing tiga calon. Ketua DPC tiga orang calon, sekretaris tiga orang calon, bendahara tiga orang calon. Selanjutnya akan kita serahkan ke DPP melalui DPW. Siapa yang menjadi ketua nanti DPP yang menentukan,” jelasnya.

Terkait persyaratan calon ketua, Zainuddin menyebut tidak ada ketentuan tertulis secara khusus.

Namun ia berharap calon ketua berasal dari kader yang memang bersedia mencalonkan diri.

“Kalau persyaratan tertulis tidak ada. Tapi harapannya ketua DPC harus nyalon. Jangan seperti tahun-tahun kemarin, ketua DPC tidak nyalon, itu kan repot,” katanya.

Ia menilai mekanisme baru tersebut diterapkan untuk mengantisipasi potensi kebuntuan dalam pemilihan figur, sekaligus menghindari perpecahan internal di tubuh partai.

“Kalau memilih figur langsung itu kadang bisa buntu-buntuan seperti di muktamar, saling mencari dukungan. Sistem ini diharapkan yang menang tetap menjadi figur dan yang kalah tetap menjadi kawan. Tidak ada musuh, semuanya harus dirangkul untuk membesarkan PPP,” tegasnya.

Terkait kemungkinan calon yang akan diusulkan, Zainuddin menyebut para kader termasuk petahana berpeluang kembali dicalonkan. Nantinya tiga nama akan diajukan ke DPP untuk dipilih satu sebagai ketua.

“Insya Allah semuanya bisa ikut dicalonkan. Nanti ada tiga nama yang dibawa ke DPP dan DPP yang akan menentukan salah satu,” ujarnya.

Sementara itu, terkait target politik ke depan, ia berharap PPP Kudus dapat meningkatkan perolehan kursi di DPRD pada Pemilu 2029.

“Kalau sekarang tiga kursi, minimal nanti empat kursi. Syukur-syukur bisa lebih,” katanya.

Ia menambahkan, kondisi di Kudus cukup kompetitif dibandingkan daerah lain seperti Jepara yang selama ini dikenal sebagai salah satu kantong suara PPP di Jawa Tengah. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :