Musyda V IGABA Kudus Dorong Kemandirian Organisasi dan Penguatan PAUD ‘Aisyiyah

oleh -10 Dilihat
Sebanyak 70 peserta dari perwakilan lembaga PAUD ‘Aisyiyah se-Kabupaten Kudus imenggelar Musyda V IGABA di SMK Muhammadiyah Kudus dengan mengusung tema “Meneguhkan IGABA sebagai Organisasi Mandiri dalam Melejitkan PAUD ‘Aisyiyah Abad Kedua”. (Foto: istimewa/PDA Kudus)

Kudus, isknews.com – Musyda V PD IGABA Kabupaten Kudus menjadi momentum strategis dalam menentukan arah baru penguatan pendidikan anak usia dini (PAUD) ‘Aisyiyah di daerah. Forum lima tahunan ini digelar di SMK Muhammadiyah Kudus, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang diikuti 70 peserta dari perwakilan lembaga PAUD ‘Aisyiyah se-Kabupaten Kudus ini mengusung tema “Meneguhkan IGABA sebagai Organisasi Mandiri dalam Melejitkan PAUD ‘Aisyiyah Abad Kedua”. Tema tersebut menegaskan komitmen IGABA dalam meningkatkan kualitas kelembagaan dan profesionalisme tenaga pendidik.

Selain menjadi forum pemilihan kepengurusan baru periode 2026–2030, Musyda V juga dimanfaatkan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban, mengevaluasi program kerja sebelumnya, serta merancang strategi pengembangan lima tahun ke depan.

Dalam rilis yang dikirim ke media, Musyda V PD IGABA Kabupaten Kudus disebut tak sekadar agenda rutin organisasi, melainkan titik tolak penentuan arah baru penguatan pendidikan anak usia dini (PAUD) ‘Aisyiyah di daerah, sekaligus menegaskan pentingnya kemandirian organisasi dalam menghadapi tantangan pendidikan abad kedua.

Ketua Panitia, Faizah, menyebut Musyda sebagai momentum penting dalam menentukan arah gerak organisasi. Menurutnya, forum ini tidak hanya berfokus pada regenerasi kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang refleksi terhadap capaian program yang telah berjalan.

Ketua PD IGABA Kabupaten Kudus, Noor Sitayah, menegaskan bahwa Musyda V harus mampu melahirkan langkah strategis dan inovatif. Ia berharap forum ini menjadi titik awal lahirnya gagasan besar untuk membawa PAUD ‘Aisyiyah menuju level yang lebih tinggi, bahkan berdaya saing internasional.

“Musyda V ini merupakan momentum untuk merumuskan langkah-langkah revolusioner yang akan mengangkat PAUD ‘Aisyiyah ke level internasional, serta menjadikan forum ini sebagai laboratorium ide-ide cemerlang demi generasi emas Indonesia,” ujarnya.

Dari sisi pemerintah, Sub Koordinator PTK PAUD dan DIKMAS Disdikpora Kabupaten Kudus, Fitriani, menekankan peran strategis guru PAUD sebagai fondasi pembangunan generasi masa depan. Ia menilai guru PAUD ‘Aisyiyah memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter anak sejak dini.

Perwakilan PW IGABA Jawa Tengah, Rizka Suprihatiningsih, turut mendorong peserta untuk menjadikan musyawarah sebagai ruang terbuka dalam bertukar gagasan. Ia mengajak seluruh anggota untuk berani menyampaikan ide dan memanfaatkan keberagaman pemikiran sebagai kekuatan organisasi.

Sementara itu, Ketua PDA Kabupaten Kudus, Eny Alifah Kurnia, yang membuka kegiatan secara resmi, menegaskan pentingnya nilai-nilai dasar pendidikan ‘Aisyiyah, yakni ikhlas, islah, istiqamah, iman, dan ihsan. Ia juga mengingatkan pentingnya integritas guru serta semangat pengabdian dalam memajukan pendidikan, sebagaimana pesan K.H. Ahmad Dahlan agar kader Muhammadiyah tidak sekadar mencari hidup, tetapi menghidupi persyarikatan. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.