Mutiara Ayu Bangkit Dramatis, Singkirkan Unggulan Kelima asal Jepang di Polytron Kudus Indonesia Masters 2026

oleh -74 Dilihat
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Mutiara Ayu Puspitasari. (Foto: Dok. Istimewa)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Mutiara Ayu Puspitasari, mencatatkan kemenangan impresif pada babak 32 besar (R32) Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. Ia berhasil menundukkan unggulan kelima asal Jepang, Manami Suizu, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 13-21, 21-18, 21-8, Rabu (21/10/2026).

Mutiara sempat kehilangan gim pertama setelah Manami Suizu tampil lebih dominan. Namun, pemain Indonesia tersebut mampu memperbaiki permainannya pada gim kedua dan merebut kemenangan 21-18 untuk menyamakan kedudukan.

Memasuki gim penentuan, Mutiara tampil semakin percaya diri. Ia mampu mengendalikan jalannya pertandingan hingga meninggalkan lawannya dengan selisih poin cukup jauh dan menutup gim ketiga dengan skor telak 21-8.

Usai pertandingan, Mutiara mengaku bersyukur bisa melewati pertandingan dengan hasil positif. Menurutnya, permainan pada awal laga sebenarnya sudah berjalan cukup baik, tetapi keraguan di pertengahan gim pertama membuat sejumlah pukulannya berakhir di luar lapangan.

“Alhamdulillah hari ini mainnya cukup baik. Di gim pertama start-nya bagus, hanya di pertengahan ada keraguan karena sering out, jadinya kelepasnya banyak,” ujar Mutiara.

Memasuki gim kedua, persaingan masih berlangsung ketat. Mutiara mengungkapkan, momen ketika dirinya mampu mengejar ketertinggalan menjadi titik penting untuk membalikkan keadaan dan meningkatkan kepercayaan diri.

“Di gim kedua masih ketat, tetapi waktu lawan sudah unggul dan saya bisa mengejar, saya merasa itu momentum untuk membalikkan keadaan,” jelasnya.

Aksi Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Mutiara Ayu Puspitasari. (FotoDok. Istimewa)

Kepercayaan diri tersebut semakin terlihat pada gim ketiga. Mutiara menilai lawannya mulai kehilangan keyakinan terhadap pola permainan yang diterapkan, sehingga ia bisa lebih leluasa mengembangkan strategi untuk meraih poin demi poin.

Sebelum bertanding, Mutiara mengaku telah berdiskusi dengan pelatih dan menganalisis karakter permainan Manami Suizu. Hasil evaluasi tersebut menjadi bekal untuk menentukan strategi yang tepat saat menghadapi pemain Jepang itu.

“Di gim ketiga merasa lawan sudah tidak yakin dengan pola mainnya. Sebelum bermain sudah banyak ngobrol juga sama pelatih, sudah analisis juga mainannya bagaimana,” ungkapnya.

Dalam pertandingan tersebut, Mutiara berusaha tidak terpancing mengikuti pola permainan lawan yang kerap mengarahkan bola jauh ke berbagai sudut lapangan. Ia memilih memanfaatkan permainan dengan bola-bola dekat yang dinilainya kurang nyaman bagi Manami.

“Kurang lebih untuk strategi tadi tidak mau mengikuti lawan yang bolanya jauh-jauh dan kalau bolanya dekat-dekat lawan kurang nyaman,” tambahnya.

Meski berhasil menyingkirkan unggulan kelima, Mutiara menilai masih ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki. Ia menyebut kesalahan sendiri dan kualitas pukulan buangan menjadi evaluasi penting agar penampilannya semakin konsisten pada pertandingan berikutnya.

“Untuk evaluasi, kurangi mati sendiri dan buangan bolanya harus diperhatikan,” tegasnya.

Mutiara juga menyadari persaingan di sektor tunggal putri saat ini semakin ketat. Menurutnya, pemain tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknik yang baik, tetapi juga harus mampu menjaga pola pikir dan kesiapan fisik sepanjang pertandingan.

“Sekarang tunggal putri kuat-kuat, jadi di lapangan harus diwaspadai pola pikirnya. Harus siap capek,” pungkasnya.

Kemenangan atas Manami Suizu menjadi modal penting bagi Mutiara Ayu Puspitasari untuk melanjutkan perjuangannya di Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. Dengan kemampuan membalikkan keadaan serta evaluasi terhadap kesalahan sendiri, ia diharapkan mampu menjaga konsistensi permainan pada babak selanjutnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.