Night Ride Ramadhan, Tips Pecinta Sepeda Kudus Agar Tetap Bugar Di Bulan Puasa

oleh
Para pesepeda asal Kudus dan sekitarnnya saat mengikuti Nigh Ride Ramadhan 2019 (Foto:istimewa(

Kudus, isknews.com – Jika biasanya even bersepeda di gelar pada pagi hari, namun di bulan suci Ramadhan ini, para pesepeda asal Kudus ini sengaja memilih waktu di malam hari, kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kondisi fisik agar tetap bugar meski di Bulan Puasa.

Bersepeda kini sudah menjadi perilaku sehat, bahkan sudah mengarah pada gaya hidup. Untuk menyambut animo masyarakat tersebut,  toko sepeda Rodalink distributor resmi Polygon mengajak masyarakat untuk tetap aktif menggowes sepedanya lewat ajang Night Ride Ramadhan yang diadakan selama bulan suci Ramadhan.

Menurut penyelenggara  Night Ride Ramadhan, Wahyudi, kegiatan tersebut sebenarnya sudah rutin di lakukan, beruntung moment kali ini bertepatan dengan bulan puasa sehingga di laksanakan pada malam hari usai tarawih.

TRENDING :  Lini Belakang Persiku Kudus Dievaluasi
Para pesepeda peserta Night Ride Ramadhan sesaat sebelum di berangkatkan (Foto: istimewa)

“Sedikitnya ada 150 orang pesepeda dari Kudus dan sekitarnya mengikuti kegiatan ini, kami buka pendaftarannya secara umum dan juga menggandeng komunitas pesepeda yang ada. ” kata Wahyudi di ajang Night Ride Ramadhan.

Night Ride Ramadhan yang diadakan oleh Rodalink bukan hanya bersepda malam hari, Rodalink juga menggelar sejumlah aktivitas seperti ngabuburide atau bersepeda jelang waktu huka puasa, coaching clinic, permainan berhadiah, kompetisi foto-video, serta pengundian doorprize.

TRENDING :  DIVISI II KUDUS : Tujuh Tim Pastikan Tiket 16 Besar

“Pada malam hari ini ada night ride 2019 yang  diadakan di rodalink se indonesia,  ada sekitar 3000 peserta, sedangkan untuk kudus sendiri di ikuti  sekitar 150 hingga 200an peserta dari berbagai komunitas di Kudus dan sekitarnya,” katanya.

Moment bulan puasa kita mengedukasi masyarakat hidup sehat di bulan puasa, siang puasa malam bisa bersepeda, rute jalan sekitar wilayah kota Kudus.

“Yang penting tertib lalu lintas agar tidak mengganggu lalu lintas yang lain, tips night ride karena siangnya puasa malam ketika gowes gak usah panjang-panjang dan gak usah terlalu banyak menguras energi ketika bersepeda pasalnya dikhawatirkan juga menimbulkan terlalu kecapean yang berimbas pada ibadah puasanya”.

TRENDING :  Kabupaten Kudus Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Kundori, pesepeda asal Desa Loram Wetan Jati Kudus, mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kegiatan sehat  ini, ia datang dalam ke even tersebut bersama 25 orang teman se komunitasnya.

“Pasalnya di bulan puasa kita jarang bersepeda atau olahraga apapun yang menguras keringat . Dengan di gelarnya acara bersepeda malam ini , saya sangat senang,  tetap bisa bersepeda biar sehat karena siangnya puasa,” katanya.

Tak hanya peserta dari Kudus, hal senada juga di sampaikan oleh Firza, pesepeda asal Kabupaten Demak,  “bersama puluhan teman-teman dari Demak selepas ibadah terawih kami sengaja bareng-bareng  menuju Kudus untuk bisa mengikuti  night ride ini,” ujarnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :