Nostalgia di MA Qudsiyyah Kudus, Nusron Wahid Motivasi Santri Raih Cita-cita dan Jaga Adab

oleh -1563 Dilihat
Ratusan santri MA Qudsiyyah Kudus khidmat menyimak tausiyah Nusron Wahid dalam kegiatan Menyongsong Bulan Suci Ramadhan, Minggu (15/2/2026). (Foto: ist.)

Kudus, isknews.com – Momen nostalgia mewarnai kunjungan Nusron Wahid ke MA Qudsiyyah Kudus pada Minggu (15/2/2026). Dalam kunjungan itu, ia kembali ke almamaternya dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memotivasi para santri agar berani meraih cita-cita tinggi tanpa meninggalkan adab serta nilai-nilai ajaran para guru mereka.

Ratusan santri dan dewan asatidz menyambut antusias kehadiran Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam kegiatan Menyongsong Bulan Suci Ramadhan (MBSR). Nusron menyampaikan mauidhoh hasanah di aula madrasah dengan suasana khidmat.

Dalam tausiyahnya, ia mengenang masa-masa ketika menimba ilmu sebagai santri. Menurutnya, pendidikan di madrasah bukan hanya membekali ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta adab kepada guru.

Saya bisa seperti sekarang tidak lepas dari doa para guru dan masyayikh. Di madrasah inilah saya belajar arti kesungguhan, keikhlasan, dan hormat kepada guru,” ungkapnya.

Ia berpesan kepada para santri agar terus meningkatkan semangat belajar dan berani bercita-cita besar. Nusron menegaskan bahwa santri memiliki peluang yang sama untuk berkiprah di berbagai bidang, baik keagamaan, pemerintahan, maupun profesional, selama tetap memegang teguh nilai-nilai akhlakul karimah.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga adab dalam setiap langkah kehidupan. Menurutnya, ilmu tanpa adab tidak akan membawa keberkahan. Karena itu, tradisi hormat kepada guru dan menjaga etika harus terus dilestarikan.

Kegiatan MBSR tersebut menjadi momentum refleksi bagi para santri dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Mereka diajak untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, sekaligus menumbuhkan tanggung jawab sebagai generasi penerus perjuangan ulama.

Acara berlangsung penuh kehangatan, lalu panitia menutupnya dengan doa bersama. Mereka berharap seluruh civitas MA Qudsiyyah Kudus senantiasa memperoleh keberkahan dan kemudahan dalam menjalani ibadah Ramadhan serta meraih cita-cita di masa depan. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :