NU Care-LAZISNU Kudus Salurkan Beasiswa Rp750 Ribu kepada 573 Pelajar dan Santri

oleh -123 Dilihat
Foto: Para penerima Beasiswa dari Lazis NU Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – NU Care-LAZISNU Kudus kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan menyalurkan beasiswa kepada 573 pelajar dan santri pada Minggu (20/10) di Gedung Laboratorium Terpadu Lantai 5 Kampus IAIN Kudus.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri 2024 dan tindak lanjut dari pentasarufan dana zakat, infaq, dan shodaqoh yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Ketua NU Care-LAZISNU Kudus, H. M. Ihdi Fahmi Tamami, menyampaikan bahwa beasiswa kali ini merupakan kelanjutan dari kegiatan pentasarufan senilai Rp2,7 miliar yang sebelumnya telah disalurkan kepada mahasiswa, marbot masjid, dan sahabat-sahabat Ansor di Kudus.

“Hari ini, kami menyalurkan beasiswa kepada 100 santri dan 473 pelajar setingkat SLTA. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp750 ribu,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa beasiswa ini tidak hanya berupa bantuan dana, tetapi juga akan disertai dengan program-program pembinaan yang bertujuan meningkatkan pemahaman penerima terhadap nilai-nilai Nahdlatul Ulama (NU) dan kepedulian sosial.

“Kami berharap beasiswa ini menjadi bekal bagi para santri dan pelajar untuk lebih mengenal NU dan juga meningkatkan pengetahuan mereka tentang pentingnya pendidikan dan masa depan,” tambah Ihdi Fahmi.

Beasiswa ini, menurutnya, adalah bentuk stimulan untuk mendorong generasi muda NU di Kudus agar terus berprestasi dan berkembang menjadi generasi emas di masa depan. “Harapan kami, beasiswa ini digunakan untuk kebutuhan pendidikan, bukan untuk keperluan sekunder atau tersier,” tegasnya.

Salah satu penerima manfaat, Mohammad Bayu Widiananto, pelajar kelas X SMA NU Al-Ma’ruf dari Desa Terangmas, Undaan, mengaku sangat senang mendapatkan bantuan ini. “Rencana beasiswa ini akan saya gunakan untuk kebutuhan sekolah. Bantuan ini sangat bermanfaat, terutama bagi kami yang membutuhkan,” ungkapnya.

Selain itu, Ihdi Fahmi menambahkan bahwa kriteria penerima beasiswa ditujukan bagi pelajar dan santri yang berasal dari Kudus serta yang membutuhkan, dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari desa masing-masing. “Kami ingin memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Hadir dalam acara tersebut, Dr. H. Kuntarno Noor Aflah, M.A., (Dewan Pakar LAZ Nasional), dan Rekanita Whasfi Velasufah, M.Si., (Ketua Umum PP IPPNU), yang memberikan dorongan semangat kepada para penerima beasiswa untuk terus belajar dan meraih prestasi. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :