Operasi Gakda di Rahtawu, Satpol PP Amankan Miras Di Warung Milik Perangkat Desa

oleh
Kepala Satpol PP Kabupaten Kudus Djati Sholechah dan staf saat tunjukkan Botol-botol miras hasil operasi Gakda di Rahtawu (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Operasi Penertiban Miras oleh Tim Gakda Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di wilayah Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus berhasil mengamankan sebanyak 86 botol miras dari berbagai merek dari dua warung di Desa Rahtawu.

Menurut Kepala Satpol PP Kabupaten Kudus Djati Sholechah, dari hasil operasi diwilayah tersebut diketemukan dua buah warung yang menyimpan puluhan botol miras.

“Botol-botol miras beraneka merek dan jenis itu langsung diamankan sebagai barang bukti,” kata Djati, Rabu (04/11/2020).

Sejumlah petugas Tim Gakda Satpol PP Kudus saat melakukan operasi di Desa Rahtawu Kecamatan Gebog (Foto: istimewa)

Menurut dia, salah satu warung yang menjual miras adalah milik seorang perangkat desa berinisial SNK sedangkan warung lainnya milik seorang warga berinisial SLY.

Djati Sholechah mengatakan, penggerebegan dilakukan atas informasi warga masyarakat yang merasa resah karena masih maraknya penjualan miras didesa tersebut.

“Saat operasi di Desa Rahtawu tersebut Tim Gakda berhasil menemukan 70 botol miras berbagai merek diwarung milik SLY dan 16 botol miras diwarung milik SNK yang merupakan perangkat desa”, kata dia.

Menurutnya, kini emua barang bukti telah dibawa ke kantor Satpol PP untuk proses selanjutnya. Dikatakannya, penjual miras ini telah melanggar peraturan daerah (Perda) No. 12 tahun 2004 tentang minuman beralkohol dengan ancaman denda maksimal Rp. 50 juta.

“Kami sudah minta kedua penjual miras ini untuk menandatangani surat pernyataan dihadapan PPNS sambil menunggu proses persidangan. Kami berharap menjadi efek jera dan mereka tidak mengulangi lagi”, imbuh Kasatpol PP Kudus. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :