PAC Fatayat NU Kecamatan Bae Santuni Anak Yatim Piatu & Pertemuan Triwulan

oleh

Kudus, isknews.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama’ (NU) Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus menggelar acara santunan anak yatim di MI NU Pendidikan Islam Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (15/10/2017).

Acara santunan yatim yang juga memperingati Bulan Muharram itu dihadiri sedikitnya 350 tamu undangan, diantaranya dari perwakilan Camat, MWC NU, unsur desa, pengurus ranting fatayat, dan juga pendamping dari anak yatim.

Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Bae sekaligus penanggung jawab panitia, Siti Nafisatun saat ditemui Isknews.com di sela-sela acara mengatakan, Kegiatan dalam rangka menyambut bulan Muharram ini dihadiri sebanyak 50 anak yatim dari 10 desa se-Kecamatan Bae. Mereka mendapatkan dalam bentuk uang, juga mereka diberikan bingkisan berupa tas sekolah, “Memang sebagian besar anak yatim di ambilkan dari keluarga fatayat sendiri dan selebihnya diambilkan dari luar,” ujar Ketua PAC Fatayat Bae 2 periode itu.

TRENDING :  Pesan “Gus Qoyyum" Pada Malam Perdana Pitulasan Al Masjidil Aqsho Menara Kudus

Kegiatan ini sekaligus dalam rangka pertemuan triwulan sekaligus turun kebawah (TURBA) dari anak cabang ke ranting, yang diselenggarakan 4x dalam setahun. Adapun rangkaian acara diawali dengan pembukaan, Pembacaan ayat suci alqur’an, tahlil, mars fatayat, dan juga dimeriahkan rebana dari MI NU Pendidikan Islam Bae, kemudian acara ini ditutup dengan penyerahan santunan anak yatim.

TRENDING :  Pengajian Rutin Selama Bulan Ramadhan Di Mushola Kodim Demak

Lebih lanjut, nafisatun berharap, “Dengan terselenggaranya acara ini, semoga betul-betul bisa efektif, maksimal dan bisa sesuai target yang kita inginkan, terutama bisa menjadi pelajaran kepada sesama akan indahnya berbagi, yang terakhir tidak lupa kami mengucapkan banyak terima kasih kepada donatur yang telah mendonasikan sebagian materinya untuk berlangsung nya kegiatan kami, semoga amal baik donatur dibalas Allah Subhanahu wata’ala dengan balasan kebaikan yang berlimpah,” terangnya

Kegiatan ini juga termasuk konsep dari 3 pendekatan amaliyah, diantaranya Doktrinal Historis dan Kultural. “Diucapkan terima kasih pada semua pihak yang ikut menyukseskan acara ini. Seperti, pada para donatur yang menyisihkan hartanya untuk santunan anak yatim piatu,” ucap Nafisatun (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :