PAMMI Tertantang Lahirkan Penyanyi Dangdut Nasional

oleh

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Persatuan Artis Musisi Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) Kabupaten Jepara terdorong untuk melahirkan penyanyi dangdut besar berskala Nasional. Hal ini seiring dengan banyaknya potensi penyanyi dangdut asal Jepara yang bisa menjadi penyanyi Nasional. Ini disampaikan oleh Ketua Umum PAMMI Jepara Aris Isnandar, saat pengukuhan Pengurus Anak Cabang (PAC) PAMMI Pecangaan, di halaman rumah Saiful M Abidin di Desa Pecangaan Kulon, Minggu (15/10/2017).

Menurut Aris, Jepara saat ini menjadi barometer perkembangan musik dangdut di Jawa Tengah. Talenta yang ada di Jepara ini terus dipacu agar bisa menembus industri musik dangdut Nasional. “Jika Jawa Timur banyak menghasilkan biduan dangdut Nasional, semestinya Jepara bisa. Talenta-talenta sepertiĀ  Susi KDI dan Anita DA2 serta lainnya harus terus dipacu dan didorong,” ujar Aris yang juga anggota DPRD Jepara ini.

TRENDING :  Desa Tegal Sambi Jepara Membara

Saat ini, kata Aris, pihaknya juga akan fokus melakukan penataan di internal PAMMI. Saat ini, setidaknya ada 200 grup dangdut serta sekitar seribu anggota PAMMI Jepara. “Selain mendorong lahirnya biduan dangdut Nasional, kita juga fokus menata internal kita agar masyarakat juga semakin bisa menerima keberadaan dangdut,” jelasnya.

Sementara ditanya terkait waktu pentas musik dangdut di Jepara, lanjut Aris, pihaknya tidak mempermasahkannya. Hal ini lantaran waktu pentas yang dimulai pukul 19.30 -22.30 WIB ini justru dinilai menguntungkan artis dan musisi dangdut. “Kita menilai justru artis dan musisi lebih punya banyak waktu istirahat jika pentas dangdut selesai jam 22.30. Mereka bisa punya banyak waktu berkumpul dengan keluarganya,” ungkapnya.

TRENDING :  Rutan Kelas II B Jepara Berikan Remisi Pada Upacara Bendera HUT RI ke 72

Masih adanya pandangan miring dari masyarakat terhadap dangdut, kata Aris, harus dijadikan pemicu untuk lebik baik. Ada beberapa upaya yang harus dilakukan diantaranya penampilan penyanyi harus lebih sopan. Grup dangdut juga harus menampilkan musik dangdut asli bukan house, sehingga anak muda atau generasi mendatang mengetahui musik dangdut yang sebenarnya. “Grup dangdut juga harus menjadi pelopor jika dangdut tidak harus dengan minumsn keras. Paling tidak di panggung jangan ada miras,” jelasnya.

Agar dangdut lebih bisa diterima oleh semua lapisan masyarakat, pihaknya juga terus bersinergi dengan beberapa pihak baik masyarakat, aparat keamanan maupun pemerintah. “Pemerintah juga bisa menitipkan pesan di setiap event pentas dangdut sehingga semuanya bisa bersinergi,” katanya.

Pengukuhan PAMMI PAC Pecangaan ini merupakan bagian dari penguatan organisasi. Sebelum di Pecangaan, pengukuhan pengurus juga sudah dilakukan di Batealit dan Welahan. Selanjutnya yang terdekat yakni di Keling. Pengukuhan PAC Pecangaan dilakukan dengan santunan kepada 60 anak yatim di sekitar Kecamatan Pecangaan.

TRENDING :  Museum Kartini Terima Hibah 26 Foto Kartini dari Belanda

Di kesempatan itu juga dilakukan MoU antara PAMMI PC Jepara dengan Optik Djibran. Kesepakatan ini diantaranya berisi promosi optik itu di berbagai even PAMMI serta pelayanan kacamata gratis bagi anggota PAMMI Jepara. (Za)

KOMENTAR SEDULUR ISK :