Kudus, isknews.com – Dalam Rangka Pendidikan Pengawasan Partisipatif Pemilihan Gubernur/Bupati/Walikota pada pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bupati /Wakil Bupati Kudus Tahun 2018 Serta Pileg dan Pilpres 2019, Panwaslu Kabupaten Kudus menyelenggarakan Rapat Koordinasi Stakeholder di Hotel Griptha Kudus, Rabu (8/11/17).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh ketua penyelenggara Moh Wahibul Minan, dan dihadiri Moh Khanafi (Ketua KPU Kab Kudus), Muhammad Rofiuddin (KPI PROV Jateng), Rif’an SAG M Pd (Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwas Kabupaten Kudus), Eni Setyaningsih S.Kom S.Pd (Anggota komisioner panwas Kab Kudus divisi SDM dan organisasi), Danramil dan batuud Dim 0722/Kudus, Kapolsek dan Kanit Binmas se Polres Kudus, juga perwakilan partai politik se Kabupaten Kudus.
Ketua Panwaslu Kab Kudus, Moh Wahibul Minan mengatakan, kegiatan yang ke-4 kalinya dilaksanakan oleh pengawas kabupaten Kudus ini untuk menyinergikan para pemangku kepentingan (stakeholders) dalam mengawal pemilihan kepala daerah yang bersih, berintegritas, dan damai.
Panwaslu mengingatkan kepada para peserta rapat koordinasi stakeholder termasuk undangan yang hadir untuk turut mengawal pelaksanaan Pilkada pemilihan Bupati di tahun 2018 dan pemilihan Gubernur 2018 juga dan pemilihan Pilpres 2019.
“Banyak yang menjadi tanggung jawab kita bersama agar dapat menyukseskan penyelenggaraan Pilkada. Apalagi dalam masa kampanye ini. Sepanjang jalan tadi saya lihat banyak alat peraga yang tidak tertib apalagi yang milik petahana. Maka dari itu meminta stakeholder terkait untuk terus berkomitmen bersama mengawal Pilkada ini,” ujar Minan dalam sambutannya pada pembukaan Rakor.
Lebih lanjut dirinya menambahkan, prioritas pengawas pemilu memang adalah upaya pencegahan pelanggaran dalam pemilihan. Meski demikian, kata dia, bukan berarti Panwaslu mengabaikan upaya penanganan pelanggaran pemilihan. Dalam hal pengawasan partisipatif, pihaknya berharap kepada bapak-bapak yang hadir pada hari ini untuk bisa ikut andil dalam mensukseskan pemilu yang akan datang.
Harapan kami pemilu yang akan datang bisa menghasilkan pemimpin-pemimpin yang kita inginkan jadi yang kita inginkan seperti Harapan Kita semua, pemilu yang berintegritas salah satu unsur yang menjadikan Pemilu berintegritas itu adalah salah satunya adalah ke netralitas Aparatur Negara dalam bahasa ini TNI, Polri, ASN kepala desa ini adalah salah satu unsur yang menunjang untuk keberhasilan pemilu.
Sementara itu, Eni Setyaningsih, Anggota Panwas Kabupaten Kudus, mengatakan, Pemilih yang tidak cerdas menjadi salah satu penyebab tujuan pemilu untuk mewujudkan tujuan nasional sulit tercapai dan dapat mendorong pemimpin baik eksekutif maupun legislatif yang Korup.
Sedangkan perwakilan Polres Kudus, AKP Asnawi dalam sambutannya, pihaknya siap bekerja sama dengan istansi terkait siap membantu dan mensukseskan jalanya pemilukada Kab Kudus, sehingga dapat berjalan dengan lancar aman dan damai.
Pihak TNI, Polri akan bekerja secara maksimal dan Netral serta siap mengamankan jalannya pilkada yang ada di wilayah Kabupaten Kudus. Nantinya, Pada tanggal 26 Juni 2018 anggota pengamanan baik TNI maupun Polri akan bergerak menuju ke tempat TPS di masing masing Desa yang sudah diploting sesuai tugas dan lokasi. (AJ)








