Pelaku Pembakar Istri dan Bayi di Kudus Akhirnya Meninggal, Kasus Dihentikan

oleh -434 kali dibaca
Jenazah Agus Suwarno (32) pelaku pembakar istri dan anak bayinya yang juga ikut terbakar dinyatakan meninggal dunia di ruang ICU RS dr Loekmono Hadi Kudus, 20/04/2022 (Foto: istimewa/RSUD)

Kudus, isknews.com – Suami yang menjadi terlapor pelaku pembakar istri dan bayinya hidup-hidup di Desa Klumpit, Gebog, Kudus, pada Sabtu (16/04/) lalu, Agus Suwarno (32), akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSUD Loekmono Hadi Kudus, Rabu (20/04/2022) siang.

AS meninggal saat masih dalam perawatan di Ruang ICU Rumah Sakit tersebut. Hal itu disampaikan oleh Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Abdul Aziz Achyar saat dihubungi sejumlah awak media. Menurutnya pasiennya dinyatakan meninggal pada sekitar pukul 12.10 WIB.

“Penyebab meninggalnya pasien ini karena Syok septik atau kondisi mengancam jiwa yang disebabkan oleh infeksi lokal maupun seluruh sistem parah  akibat combutio (luka bakar-red) 90 persen yang dideritanya,” terang Aziz.

Sementara itu Kapolsek Gebog AKP Abdul Fatah membenarkan kabar meninggalnya Agus Suwarno pada Rabu (20/4). Pelaku meninggal di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus setelah kondisinya kritis.

“Ya benar telah meninggal dunia hari ini (Rabu, Red) pukul 12.10 WIB,” terangnya.

Dengan meninggalnya pelaku pembakar istri dan anak itu, kata Fatah kasus tersebut prosesnya dihentikan. Sebab pelaku atau terlapor sudah meninggal dunia.

“Penyelidikan kami hentikan, karena pelaku telah meninggal dunia,” katanya.

Dari pemberitaan sebelumnya, kondisi pelaku sangat kritis ketika mendapat perawatan di ruang ICU RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. Mulai ada tanda-tanda infeksi. Itu dibuktikan dengan jumlah limfosit yang mencapai 27 ribu. Dari ukuran normal 4-11 ribu. 

Kepala ICU RSU dr Loekmono Hadi Kudus Dokter Listiana Dewi menyebut kondisi itu diakibatkan karena luka bakar yang menyeluruh. Hingga 90 persen. Meliputi wajah, tangan, dada, tubuh, perut, dan lainnya. Tersisa beberapa titik bagian punggung.

Pihaknya menyebut secara klinik meski terlihat mulai membaik tetapi secara hasil laborat justru sebaliknya. Memburuk.

Sebelumnya, Agus telah membakar istrinya Sulistiana dan anaknya hidup-hidup di dalam kamar pada Sabtu (16/04) lalu. Kejadian tersebut mengakibatkan anak dan istrinya itu meninggal di hari itu juga setelah menjalani perawatan.

Sementara Agus diduga berupaya ikut bakar diri namun masih selamat dan sempat menyerahkan diri ke Polsek Kota sebelum dirawat ke rumah sakit.

Peristiwa berawal dari cekcok antara suami isteri yang diketahui sudah pisah ranjang selama 6 bulan. Sejumlah sumber menyebut Agus menolak ditalak oleh isterinya dan bertekad untuk lebih baik mati bersama dengan cara memaksa bakar diri bersama termasuk Agus meski sempat gagal. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :