Pemakaian Helm “Pak Bhabin” Warnai Peluncuran Icon Bhabinkamtibmas Candi di Kudus

oleh


Kudus, isknews.com – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo melaunching ikon Bhabinkamtibmas di aula Parama Satwika Polres Kudus. Dirinya mengapresiasi kinerja Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Hal itu disampaikannya dalam acara Prosesi pengukuhan icon bhabinkamtibmas yang ditandai dengan pemakaian helm “Pak Bhabin”, mirip yang dikenakan oleh Karakter Pak Bhabin yang viral dan populer di laman Youtube karya Humas Polres Purworejo, kepada lima anggota Bhabinkamtibmas terbaik yang mewakili masing-masing kategori, Senin (03/08/2020).

Ikon CANDI (Cerdas, Agamis, Negosiator, Dedikasi, Inovatif) adalah bagian upaya Kepolisian Resort (Polres) Kudus dalam menghadirkan sosok Polri ditengah masyarakat demi mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Diawali dengan kategori Cerdas disematkan pada Bhabinkamtibmas desa Pasuruan Lor Aiptu Istiyarno, Agamis disematkan pada Bhabinkamtibmas desa Jekulo Bripka Basuki, Negosiator disematkan pada Bhabinkamtibmas desa Ploso Bripka Fatur Razak, Dedikasi disematkan pada Bhabinkamtibmas desa Singocandi Aiptu Sugeng Hariyanto, dan Inovatif disematkan pada Bhabinkamtibmas desa Wergu Wetan Aiptu Achmadi.

Lima anggota Bhabinkamtibmas terbaik yang mewakili masing-masing kategori, berpose bersama Plt Bupati, Kapolres dan Kejari Kudus, Senin (03/08/2020).

“Saya mengapresiasi pengukuhan ikon Bhabinkamtibmas ini, saya harap mereka dapat membangun kepercayaan masyarakat dalam segi keamanan dan ketertiban. Sinergi dan kepedulian mereka sangat besar terhadap masyarakat dalam mengkoordinir warga untuk bersama menanggulangi penyebaran pandemi Covid-19 di Kudus,” papar Hartopo.

Lebih lanjut, Hartopo juga mengajak peran serta TNI-Polri untuk terus mengimbau masyarakat agar tidak lengah terhadap ancaman Covid-19 yang belum usai. Pasalnya, Kabupaten Kudus masih ditetapkan sebagai zona merah pandemi Covid-19 karena beberapa hal. Salah satu diantaranya adalah, Kabipatrn Kudus masih dijadikan sebagai pusat rujukan pasien dari luar daerah.

“Oleh karena itu, mari kita secara bahu membahu terus disiplin penerapan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus Corona, soga dengan sinergi ini kita dapat menekan angka penyebaran pandemi ini,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Tim asistensi Polda Jateng AKBP Dwi Ratnawati mengatakan bawasannya pengukuhan ikon ini merupakan salah satu upaya mewujudkan Jateng aman dan tentram. Menurutnya, nama CANDI sendiri diambil dan dikaitkan erat dengan ikon Jateng berupa beberapa candi yang ada di Jawa Tengah.

“Selain itu, nama candi diambil agar masyarakat mudah menyatu dan menyambut baik dengan Bhabinkamtibmas yang bertugas di desa-desa. Harapanya Bhabinkamtibmas akan dikenal masyarakat dan memiliki tempat tersendiri yang akan berkesan dimasyarakat,” tutupnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :