Pemkab Kudus Ajak PKL Jaga Kekompakan dan Higienitas saat Tasyakuran Hari Jadi ke-13 PKL

oleh -481 Dilihat
Dari Kiri: Ketua Paguyuban PKL Kudus, Mundloha, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris didampingi Wabup Belinda Birton mengajak para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Kudus untuk terus menjaga kekompakan, kebersihan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Tasyakuran Hari Jadi ke-13 PKL Kabupaten Kudus yang digelar di Kediamannya di Pasuruhan Lor Kecamatan Jati Kudus pada Senin (5/1/2026) malam.

Dalam sambutannya, Sam’ani menyampaikan apresiasi kepada para PKL yang selama ini telah berkontribusi menggerakkan perekonomian daerah. Ia berharap PKL Kudus terus berkembang, tetap semangat, dan menjalankan usaha dengan penuh keikhlasan.

“Terima kasih kepada PKL Kudus yang telah merayakan hari jadi ke-13. Semoga sukses, tetap semangat, ikhlas, dan apa pun kondisinya tetap menjalankan usaha dengan etika,” ujarnya.

Sam’ani juga menyampaikan sejumlah pesan dari Pemerintah Kabupaten Kudus kepada para PKL, di antaranya pentingnya menjaga kekompakan antar pedagang, menjaga ketertiban, serta memilah sampah sebagai bentuk dukungan terhadap program kebersihan daerah.

Selain itu, ia menekankan pentingnya penerapan standar kebersihan dan higienitas makanan. Para PKL diminta menggunakan sarung tangan, celemek, masker saat sakit, serta membiasakan mencuci peralatan dan bahan makanan dengan air mengalir agar konsumen merasa aman dan nyaman.

“Kalau higienitas terjaga, pelanggan tidak khawatir dan kepercayaan masyarakat akan meningkat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sam’ani juga mengungkapkan rencana Pemkab Kudus untuk menggagas pembentukan Koperasi PKL Merah Putih atau mengintegrasikan PKL dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Langkah ini bertujuan memperkuat kelembagaan PKL, meningkatkan akses permodalan, serta memperluas pelatihan dan pendampingan usaha.

“Koperasi ini nantinya menjadi wadah diskusi, saling membantu, hingga penyaluran bantuan bagi anggota yang membutuhkan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton menyoroti potensi besar generasi muda dalam sektor PKL. Menurutnya, sekitar 80 persen pelaku PKL saat ini didominasi anak muda, sehingga ke depan Pemkab Kudus akan menyiapkan program pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan minat dan kapasitas generasi muda dalam berusaha.

“Ke depan kami akan menggelar pelatihan-pelatihan agar anak muda semakin berminat berwirausaha dan usaha PKL semakin berkembang,” katanya.

Ketua Paguyuban PKL Kudus, Mundloha menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kudus atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para PKL. Ia berharap PKL dapat terus bersinergi dengan kebijakan pemerintah daerah serta menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi dan program pemerintah kepada masyarakat.

“Kami merasa benar-benar diperhatikan dan dirangkul. Harapannya, PKL bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah dan terus mendukung kebijakan Pemkab Kudus,” ujarnya.

“Melalui peringatan hari jadi ke-13 ini, kami berharap dukungan pemerintah dapat memperkuat kesejahteraan pedagang serta menciptakan ekosistem usaha yang tertib, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (AS/YM)