Pemkab Kudus Bakal Kembangkan Wisata Pertanian Terpadu di Rahtawu

oleh -172 kali dibaca
Penanaman penghijauan di kawasan lereng Muria, Jumat (27/11/2020) - (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus berencana mengembangkan desa wisata rahtawu sebagai kawasan wisata pertanian terpadu.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Catur Sulistiyanto mengatakan bahwa semangat untuk berinovasi yang menjadi sumber kekuatan.terus dilakukan, wisata petik kopi misalnya.

“Program untuk mewujudkan pertanian terpadu telah dilaksanakan sejak pertengahan tahun 2018 lalu, lewat koordinasi Distanbun Jateng kemudian menghasilkan bantuan tanaman kopi. Rencananya ke depan ada spot wisata petik kopi,” terang Catur Sulistiyanto saat forum grup Discussion (FGD) pengembangan desa wisata Rahtawu di balai desa Rahtawu Kecamatan Gebog, Selasa (29/12/2020).

Dikatakan Catur, bahwa pihaknya bersinergi dengan Pemdes Rahtawu karena visi misinya yakni mengembangkan pariwisata berbasis pertanian terpadu. Sehingga beberapa waktu lalu mengirimkan semua kepala Bidang yang membawahi teknis, yakni Bidang Perikanan, Bidang Peternakan, Bidang Tanaman Pangan dan Bidang Ketahanan Pangan. Sehingga produk-produknya memiliki nilai tambah.

Dari sini kemudian dinas menyiapkan anggaran melalui APBD untuk mewujudkan kawasan pertanian terpadu di desa Rahtawu.

“ Semoga tahun 2021 mendatang semua wilayah Kudus sudah normal, covid sudah selesai. Sehingga anggaran yang sudah disiapkan bisa dilaksanakan sesuai dengan rencana. Selain itu, kami juga program unggulan buah yaitu di Desa Kuwukan dengan Alpukat, Rejosari dan Margorejo kawasan buah Durian. Hal ini sebagai motivasi merubah kelemahan kecilnya wilayah namun menghasilkan produk berkualitas ,” jelasnya.

Guna mendukung sebagai kawasan wisata pertanian terpadu ini, Kepala Desa Rahtawu , mengungkapkan bahwa sudah mengajukan usulan ke Pemkab Kudus agar jalan akses ke Rahtawu diperlebar.

“ Alhamdulilah sudah mendapatkan persetujuan dari Dinas PUPR ,” tukasnya.

“Waktu diskusi yang sedikit ini kami harapkan bisa bersambung lagi untuk melengkapi kekurangan-kekurangan atau menambah inovasi lebih baik lagi ,” tandasnya.

Pada acara FGD ini Kepala Desa Rahtawu, Didik Raswadi, mengundang narasumber untuk bersinergi yakni Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Catur Sulistiyanto; Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Bergas Catursasi Penanggungan, Dinas PUPR, Dinas Permades, Dinas PKPLH dan pendamping desa Kabupaten Kudus serta Djarum Foundation. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :