Pemkab Kudus Usulkan 10 Proyek Infrastruktur Pinggiran Kota dalam Bangub 2020

oleh

Kudus, isknews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah mengajukan sepuluh rencana proyek strategis tahun 2020 mendatang yang akan diusulkan untuk dianggarkan tahun depan.

Proyek tersebut diajukan dalam bentuk Bantuan gubernur (Bangub) Provinsi Jawa tengah. Kali ini, Pemkab Kudus memprioritaskan pembangunan untuk daerah-daerah pinggiran atau yang jauh dari jangkauan pusat kota.

ilustrasi pembangunan jembatan di Kabupaten Kudus (Foto: YM)

Apriliana Hidayati Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kudus menyatakan, pengajuan tersebut sudah dilakukan bulan lalu. Tahun, pihaknya lebih mempriritaskan pembangunan di wilayah-wilayah terpencil.

TRENDING :  Jembatan Mejobo – Jongso Sudah Bisa Dilewati

Hal itu dimaksudkan untuk membuktikan bahwa dalam melaksanakan pembangunan, pemerintah berusaha untuk tidak pilih-pilih. Melainkan melakukan pembangunan secara merata di seluruh kelas masyarakat.

Tahun ini, lanjut Apriliana, dari sepuluh proyek strategis yang diajukan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng untuk tahun 2020 tersebut, delapan diantaranya merupakan daerah-daerah terpencil. Menurutnya, sejauh ini pembangunan di area kota dan sekitarnya sudah hampir menyeluruh digarap.

Apriliana menyebutkan, kesepuluh proyek strategis yang diajukan tersebut yakni, Jembatan Karangsambung, Jembatan Kandangmas Cranggang Wetan, Pembangunan saluran drainase dan trotoar citty walk di Panjang, peningkatan jalan menuju Bendungan Logung, lanjutan pembangunan jalan Kandangrejo Kandangmas, peningkatan jalan di Mijen, peningkatan jalan di Colo Dukuhwaringin, peningkatan jalan Dukuhwaringin Tergo, dan Revitaliasi Pasar Baru.

TRENDING :  Selain UMK Perusahaan di Kudus Wajib Laksanakan Struktur dan Skala Upah Yang Signifikan

Terkait dikabulkannya pengajuan proyek itu, lanjut Apriliana, pihaknya menyatakan nantinya tidak seluruhnya dikabulkan. Sebab, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal mengalokasikan Bangubnya pada proyek-proyek di wilayah yang memang benar-benar mendesak untuk dikerjakan.

”Biasanya hanya urutan prioritas teratas yang dipilih untuk dianggarkan,” ungkapnya.

TRENDING :  Sosialisasi Kompensasi Dana Program Pembangunan SUTET di Desa Margorejo

Pihaknya mengatakan, proyek-proyek seperti Jembatan Kandangmas Cranggang Wetan dan peningkatan jalan di Dukuhwaringin sudah sempat diajukan tahun lalu. Namun, karena tidak ditempatkan di urutan prioritas teratas, keduanya tidak lolos dalam penilaian Pemprov Jateng.

Pihaknya berharap agar tahun depan proyek-proyek tersebut dapat dianggarkan oleh Bangub. Mengingat objek-objek tersebut memang sangat mendesak untuk dikerjakan secepatnya.

“Kami berharap semua lolos di Pemprov Jateng. Kasihan masyarakat setempat yang kesulitan akses,” imbuhnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :