Pengukuhan Pengurus Wilayah se Kabupaten Kudus Forsikabanu dan Halal Bihalal

oleh -234 Dilihat

Kudus, isknews.com – Forum Silaturrahim Ikatan Alumni Banat Nahdlatul Ulama’ (Forsikabanu) baru-baru ini menggelar pengukuhan pengurus wilayah se kabupaten Kudus yang diselenggarakan di aula taman budaya sosrokartono kawedanan Bae Kudus, Sabtu (8/7/2017).

Setelah sukses menggelar pesona Forsikabanu pada desember 2016 tahun lalu, saat ini Forsikabanu memulai turba atau turun kebawah yang diawali dengan pengukuhan pengurus wilayah se kabupaten Kudus dan sekaligus halal bihalal.

Siti Nafisatun, ketua terpilih Forsikabanu periode 2016 – 2021, saat ditemui isknews.com disela sela kesibukannya menjadi panitia menjelaskan bahwa acara hari ini telah dilaksanakan pengukuhan oleh pengurus pusat terhadap 253 alumni banat yang tergabung dalam Forsikabanu dari pengurus wilayah di 9 kecamatan yang ada di kabupaten Kudus. “Masing-masing wilayah rata-rata dihadiri 25 hingga 30 orang, dan paling terbanyak dari wilayah kecamatan Gebog yang sampai 50 lebih.” ungkapnya

 

Mereka yang dilantik adalah perwakilan dari Alumni yang masih ada dari mulai Banat berdiri hingga sampai sekarang. “Nantinya, pengurus Forsikabanu pusat turun kebawah ke pengurus wilayah di masing-masing kecamatan yang ada dikabupaten Kudus setiap 6 bulan sekali, yang diawali dari kecamatan Bae,” imbuhnya.

Lebih lanjut, tujuan kami mengadakan turba adalah supaya ikatan alumni bisa berjalan, dan konsolidasi ini membuahkan hasil, tentunya berkat kerjasama masing-masing pengurus wilayah dan pusat untuk membuat program yang jelas bermanfaat bagi masyarakat, alumni dan madrasah Banat NU Kudus tentunya.

Seperti halnya Forsikabanu yang pada waktu bulan Ramadhan 1438H tahun ini memberikan bakti sosial kepada masyarakat dengan memberikan total takjil 2000 makanan siap santap untuk hidangan berbuka puasa. Alhamdulillah, Takjil tersebut bisa terdistribusikan di titik-titik tempat yang membutuhkan.

Ditambahkan, Ini adalah tahun pertama dari program Forsikabanu pusat. Alhamdulillah, telah dikukuhkan beberapa waktu lalu untuk Forsikabanu Jabodetabek, DIY Yogyakarta, Jepara, Kudus dan menyusul Forsikabanu Pati dan kabupaten atau kota lainnya.

Diceritakan oleh Nafis, dulunya Forsikabanu bernama Ikabanu yang berdiri pada tahun 1989, namun beberapa tahun terjadi kepengurusan yang stagnan dan pasif. Dengan berbagai pertimbangan yang ada, walhasil setelah tahun 2008, Ikabanu beralih nama menjadi Forsikabanu.

Lebih lanjut, Kepengurusan Forsikabanu mulai terlihat semangatnya pada periode akhir-akhir ini. “Hal itu tidak lain adalah keberhasilan bersama dari para pengurus yang solid dan loyal,” jelasnya.

Dari pantauan isknews.com dilokasi, Sedikitnya 530 orang hadir memenuhi ruangan diselenggarakannya pertemuan para alumni tersebut. Selain itu, para hadirin juga melantunkan mars Banat yang dilanjutkan dengan acara pengukuhan. Kemudian sambutan ketua Forsikabanu oleh Siti Nafisatun, lalu sambutan dari Yayasan Badan Pelaksana Pendidikan Ma’arif NU (BPPMNU) Banat Kudus oleh H. Noor Hidayat, dan dilanjutkan Mauidhoh hasanah oleh KH. Maksum AK, yang diakhiri dengan musyafahah atau salam-salaman.

Dalam kegiatan tersebut juga mengundang stakeholder diwilayah tersebut, diantaranya Kepala Desa Bae, Kapolsek Bae, Danramil dan lain sebagainya (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :