Pati, ISKNEWS.COM – Selama sepekan sejumlah desa di Kecamatan Juwana, terdampak banjir. Ratusan warga yang mengungsi mulai terserang gatal-gatal dan demam. Guna membantu para pengungsi yang terserang penyakit, UPT Puskesmas Kecamatan Juwana pun membuka posko kesehatan di desa yang terdampak banjir tersebut.
Posko kesehatan yangt mulai dibuka sejak beberapa hari lalu, memberi pelayanan kesehatan secara gratis bagi para pengungsi. Mengingat cuaca di Kabupaten Pati masih ekstrim, menurut Bidan Puskesmas Juwana, Sari Ardianingsih, serta kondisi tempat pengungsian yang kurang sehat mengakibatkan banyak yang mengalami gatal dan demam.
“Tempat pengungsian kurang sehat, disamping itu kondisi kesehatan mereka juga mulai menurun. Dengan keadaan seperti itu, praktis mereka gampang terkena penyakit, terutama gatal, batuk dan pilek,” terang Sari saat ditemui Senin (12-02-2018).
Dari Desa Doropayung dan Bumirejo misalnya, imbuh Sari, tercatat ada 60 pengungsi yang berobat dengan keluhan gatal dan demam. Sedangkan pengungsi dari Desa Kedungpancing, sebanyak 12 orang mengalami keluhan yang sama.
Kepala Desa Kedungpancing, Didik membenarkan, jika warganya yang terdampak banjir mulai terserang penyakit. Dengan adanya posko kesehatan tersebut, dia mengaku sangat membantu para pengungsi.
“Sampai hari ini sudah puluhan warga yang sakit. Jadi dengan adanya posko kesehatan dari Puskesmas Juwana ini sangat membantu kami,” ujar Didik. (IN/AM)







