Penutupan Bulan K3, Pura Group Dorong Lingkungan Kerja Aman dan Produktif

oleh -494 Dilihat
Agung Subani, Ditektur HR&GA Pura Group saat menyerahkan penghargaan kepada pemenang lomba K3 di perusahaan tersebut. (Aris SOfiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com Pura Group menegaskan komitmennya dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang profesional dan kolaboratif saat apel penutupan Bulan K3, Jumat (13/2/2026), di halaman Pura Group Jati Wetan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Satuan Pengawasan Tenaga Kerja (Satwasnaker) Wilayah Pati, Setyo Pamungkas, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jati, pimpinan unit, serta pengurus dan anggota P2K3 se-Pura Group.

Direktur HR & GA Pura Group, Agung Subani, menyampaikan bahwa Bulan K3 tahun ini mengusung tema nasional “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal dan Kolaboratif.” Menurutnya, penguatan ekosistem ketenagakerjaan tidak cukup hanya melalui regulasi, tetapi membutuhkan kesadaran dan komitmen seluruh elemen perusahaan.

Budaya K3 yang andal akan menekan angka kecelakaan dan penyakit akibat kerja, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan produktivitas,” ujarnya.

Sepanjang tahun 2025, Pura Group mencatat 85 kasus kecelakaan kerja ringan serta dua kejadian kebakaran kecil. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, manajemen menilai hal tersebut tetap harus menjadi perhatian serius.

Kecelakaan kerja bukan hanya menimbulkan kerugian materiil dan moril, tetapi juga dapat memengaruhi produktivitas dan motivasi kerja. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegas Agung.

Selama Bulan K3, Pura Group menggelar berbagai kegiatan, mulai dari peninjauan ulang kebijakan manajemen, pelatihan K3 bagi karyawan lama dan baru, simulasi kebakaran, pemeriksaan kesehatan berkala, riksa uji objek K3, lomba P3K, hingga pemberian penghargaan bagi unit dengan nilai inspeksi K3 dan 5R terbaik tahun 2025.

Sementara itu, Setyo Pamungkas menegaskan bahwa penerapan K3 tidak boleh berhenti pada momentum Bulan K3 saja, melainkan harus menjadi budaya kerja sehari-hari.

Pelaksanaan K3 bukan hanya sebatas pada Bulan K3, tetapi harus terus dilakukan dan menjadi kultur di tempat kerja,” katanya.

Ia menekankan bahwa K3 merupakan bagian dari hak pekerja yang wajib dipenuhi. Satwasnaker, sebagai perwakilan pemerintah, memastikan setiap pekerja berhak memperoleh perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja.

Hari sial itu tidak ada, yang ada adalah hari waspada. K3 adalah bagian dari hak pekerja dan harus menjadi kesadaran bersama,” tegasnya.

Menurutnya, pengusaha dan pekerja perlu memiliki kesadaran bahwa K3 merupakan investasi jangka panjang yang mendorong produktivitas perusahaan.

Setiap orang adalah pengawas bagi dirinya sendiri. Tempat kerja harus menjadi rumah kedua, di mana kita saling mengingatkan terutama dalam hal keselamatan,” tandasnya.

Pada akhir apel, manajemen Pura Group menyerahkan piala dan piagam penghargaan kepada unit terbaik dalam lomba K3 internal. Juara pertama diraih Unit Rotografur, disusul Unit SBP dan Unit Coating & Adhesive.

Momentum ini menjadi penguat komitmen seluruh jajaran Pura Group untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berdaya saing tinggi di tengah tantangan industri global. (AS/YM)