Perkuat SDM Unggul, Dosen PBI UMK Raih Gelar Doktor Lewat Jalur Publikasi Internasional

oleh -430 Dilihat
Farid Noor Romadlon, Dosen PBI UMK saat di kampus Universitas Negeri Surabaya. (Foto: Istimewa)

Kudus, isknews.com – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muria Kudus (PBI UMK) mengawali tahun 2026 dengan penguatan kualitas sumber daya manusia yang signifikan. Farid Noor Romadlon, salah satu dosen terbaik PBI UMK, resmi menyandang gelar doktor setelah menyelesaikan studinya di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam waktu 3,5 tahun.

Penulis meraih pencapaian istimewa ini melalui publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus. Berkat dua publikasi internasionalnya, Farid berhasil lulus melalui ujian tertutup tanpa harus menempuh ujian terbuka. Selain gelar doktor, ia juga sukses meraih jabatan akademik Lektor Kepala (Associate Professor) dalam waktu yang hampir bersamaan.

1. Dukungan Lembaga dan Prestasi Riset

Selama studi S3, Associate Prof. Dr. Farid Noor Romadlon, M.Pd. mendapat dukungan penuh universitas berupa fasilitas penelitian dan izin studi. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengakui kualitas risetnya secara nasional dengan menganugerahkan Hibah Penelitian Disertasi Doktor.

Promotor sekaligus Guru Besar UNESA, Prof. Slamet Setiawan, memuji kegigihan anak didiknya tersebut. “Mas Farid adalah mahasiswa yang gigih sejak awal perkuliahan, sehingga sangat layak meraih capaian akademik seperti saat ini,” ungkapnya.

2. Apresiasi dari Pimpinan Universitas

Rektor UMK, Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si., menyampaikan bahwa penambahan doktor baru ini akan memperkuat daya saing UMK di tingkat nasional maupun internasional. Hal senada diungkapkan oleh Kaprodi PBI UMK, Dr. Titis Sulistyowati, M.Pd.

“Lulusnya Pak Farid menambah jajaran doktor di prodi kami. Prestasi ini semakin mengokohkan posisi PBI UMK yang saat ini sudah menyandang predikat Akreditasi Unggul,” ujar Dr. Titis.

3. Kontribusi Luas di Masyarakat dan Industri

Capaian akademik tersebut berdampak luas, karena berbagai pihak telah merasakan manfaat kepakaran Farid di bidang Speaking in English Language Teaching (ELT). Program Director Djarum Foundation Bhakti Pendidikan, Primadi H. Serad, memberikan apresiasi atas kontribusi Farid dalam program pelatihan English Hospitality dan Public Speaking untuk SMK binaan serta program pendampingan belajar di Kabupaten Kudus.

Dukungan juga datang dari kalangan praktisi pendidikan. Sebagai Guru Bahasa Inggris SMAN 1 Kudus, Sri Rejeki berharap Farid dapat terus membagikan ilmunya kepada siswa-siswi melalui pelatihan English Conversation.

Dengan gelar baru ini, Dr. Farid Noor Romadlon berkomitmen untuk terus memperluas kontribusi akademik dan pengabdian masyarakat, guna meningkatkan kemampuan bahasa Inggris pelajar dan tenaga pendidik di kancah nasional maupun global.( * )

KOMENTAR SEDULUR ISK :