Persiku Tancap Gas di Babak Kedua, Persipal Tumbang 1-4

oleh -865 Dilihat
Foto: Suasan Nobar di Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat malam (27/2/2026). (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Sport, isknews.com – Persiku Kudus tampil menggila di babak kedua dan memastikan kemenangan telak 1-4 atas Persipal Palu dalam lanjutan Pegadaian Championship di Stadion Sriwedari, Surakarta, Jumat (27/2) malam. Tiga gol tambahan yang lahir setelah jeda turun minum menjadi kunci dominasi tim berjuluk Macan Muria tersebut.

Pada babak pertama, Persiku sebenarnya sudah tampil agresif sejak awal laga. Tekanan demi tekanan dibangun melalui pergerakan Imam Bagus. Momentum penting terjadi pada menit ke-15 ketika pemain Persipal, Ganjar Mukti, diganjar kartu merah usai tinjauan VAR karena melakukan pelanggaran terhadap Ifan Nanda saat situasi sepak pojok. Wasit juga menunjuk titik putih, dan Igor Costa sukses mengeksekusi penalti untuk membawa Persiku unggul 0-1.

Meski bermain dengan 10 orang, Persipal mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-26 melalui Wiraja yang memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Persiku, Pambudi. Skor 1-1 sempat bertahan hingga turun minum setelah gol sundulan Imam Bagus dianulir karena offside berdasarkan komunikasi VAR.

Memasuki babak kedua, Persiku benar-benar tancap gas dengan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Pada menit ke-51, Igor Costa mencetak gol keduanya setelah menerima umpan matang dari Imam Bagus. Striker asal Brasil itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-63 usai menyambar bola muntah dari situasi sepak pojok, sekaligus melengkapi hattrick.

Dominasi Persiku ditutup lewat gol Imam Bagus pada menit ke-78 melalui skema umpan satu-dua yang rapi bersama Igor. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-4 tetap bertahan untuk kemenangan Persiku, yang membawa pulang tiga poin penting dari laga tandang tersebut.

Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengapresiasi kemenangan Persiku sekaligus ketertiban para suporter yang mengikuti nonton bareng. Ia menyebut suasana nobar berlangsung aman dan kondusif.

Alhamdulillah suporter yang ikut nobar tertib dan baik. Ini menjadi wadah bagi para pendukung Persiku untuk menyalurkan semangatnya secara positif,” ujarnya.

Menurutnya, kemenangan telak atas Persipal menjadi momen istimewa bagi Persiku Kudus. Bahkan ia mengibaratkan kemenangan tersebut sebagai “lailatul qadar”-nya Persiku.

Ini bisa kita sebut sebagai lailatul qodarnya Persiku Kudus. Tapi perjuangan belum selesai. Tetap survive, karena jalan masih panjang untuk bisa menjuarai Divisi Liga 2,” tegasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.