Kudus, isknews.com Kepolisian Resor Kudus membentuk Tm Khusus Pemulasaran Jenazah pasien positif atau suspect Covid-19 di Kudus. Sebanyak 10 orang personel tersebut diberikan pelatihan penanganan pemulasaran jenazah dan pembekalan untuk memahami tatalaksana menangani jenazah dengan protokol Covid-19 di RUSD dr Loekmono Hadi Kudus.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Kudus AKBP Catur Gatot Efendi yang turut menyaksikan latihan tersebut mengatakan, pihaknya sengaja membentuk tim khusus dalam menangani jenazah pasien virus Covid-19 diwilayah Kabupaten Kudus.
“Ini sebagai antisipasi jika terjadi penelantaran dan penolakan pemakaman jenazah dari masyarakat,” ungkap AKBP Catur, Selasa (21/04/2020).
Menurutnya, simulasi pemulasaran jenazah Covid-19 ini digelar untuk melatih personil yang tergabung dalam timsus tentang tata cara mengurus jenazah pasien Covid-19.

Simulasi dilakukan dalam berbagai tahapan penanganan jenazah dan diperagakan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.
“Perlu kerja sama yang baik antar instansi untuk penanganan (pemulasaran) yang tepat dan sinergitas antar pihak,” jelasnya.
Sesuai standar operasional prosedur, tim kesehatan melakukan pemulasaran mulai dari rumah sakit hingga ke mobil jenazah.

“Lalu setiba di lokasi pemakaman, dilangsungkan proses lanjutan oleh timsus Polres Kudus. Tahapan penanganan hingga pemakaman harus tertata dengan baik,” tuturnya.
Selain proses yang harus berurutan, lanjut Kapolres, tim pemulasaran harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Di samping itu, simulasi itu sekaligus mengedukasi tentang tata cara penggunaan APD dengan benar.
“Simulasi ini untuk memudahkan tim yang terlibat saat menangani jenazah jika terjadi nantinya,” ucapnya.

Masih dijelaskan Kapolres, setelah dilakukan pemakaman, berlaku juga protokol saat kembalinya. Sehingga, personil tidak terpapar dan tetap kembali aman dengan dilakukan penyemprotan disinfektan dan antiseptik terhadap personil.
“Selain itu juga bagaimana membuka APD yang harus dibuka bertahap (step by step) dan cuci tangan untuk menjaga kebersihan,” pungkasnya. (YM/YM)











