Polres Kudus Luncurkan Tiga SPPG, Siap Layani 2.175 Penerima Manfaat MPG

oleh -342 Dilihat
Polres Kudus resmi meluncurkan tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Polres Kudus resmi meluncurkan tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang siap mendistribusikan menu Makan Bergizi Gratis (MPG) kepada 2.175 penerima manfaat di Kabupaten Kudus.

Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwipurnomo, menyampaikan total terdapat empat SPPG yang disiapkan, dengan tiga di antaranya telah operasional dan launching dalam waktu bersamaan, termasuk yang berada di wilayah Getas.

Itu total ada empat, yang operasional dengan yang launching ini ada tiga. Sebenarnya ini bareng sama yang di Getas, cuma kita jadikan satu. Jadi total insya Allah minggu depan itu ada tiga SPPG yang siap untuk mendistribusikan menu MPG kepada masyarakat penerima manfaat yang ada di Kabupaten Kudus,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengawasan dilakukan secara kolaboratif guna menekan potensi permasalahan di lapangan. Polres bekerja sama dengan Satgas Kabupaten Kudus yang melibatkan pemerintah daerah, Kodim, Dinas Kesehatan, serta unsur terkait lainnya.

Kami bekerja sama dengan Satgas yang ada di Kabupaten Kudus, dari pemerintah kabupaten, dari Kodim, dari Dinas Kesehatan, dan dari pihak Polres untuk sama-sama melakukan pengawasan ke SPPG-SPPG yang ada di Kabupaten Kudus,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Kramat Polres Kudus, Nevada Setya Budi, menjelaskan jumlah permohonan penerima manfaat yang masuk mencapai 2.175 siswa. Rinciannya terdiri dari dua SMP, empat PAUD, dan satu SD.

Jumlah permohonan ada 2.175. Dari SMP ada dua, PAUD ada empat, dan SD ada satu,” jelasnya.

Untuk menjaga kualitas makanan, pihaknya menerapkan sistem uji coba menu setiap pekan sebelum didistribusikan.

Kita ada trial untuk satu minggu ke depan. Jadi hari Kamis atau Jumat kita mencoba menu yang nantinya akan didistribusikan minggu depan. Kita mengutamakan kualitas nomor satu dan memastikan menu yang cukup baik untuk dikonsumsi anak-anak,” terangnya.

Selain itu, SPPG juga mengenalkan program menu Nusantara agar siswa lebih mengenal ragam makanan khas Indonesia.

Kita juga mengenalkan program menu Nusantara supaya siswa-siswa tahu dan mengenal menu-menu makanan Nusantara, tidak menunggu makanan yang sama,” tambah Nevada Setya Budi.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengapresiasi dukungan Polres dalam percepatan operasional SPPG. Ia menyebut saat ini sudah ada 92 SPPG yang beroperasi di Kabupaten Kudus dan ditargetkan meningkat menjadi 106 unit.

Alhamdulillah SPPG di Kabupaten Kudus yang beroperasi sudah ada 92, kita mengejar lagi ke 106. Dukungan dari Polres ini menambah kecepatan kita dalam melayani anak-anak didik kita, terutama yang menerima MPG,” katanya.

Ia menegaskan, sebelum makanan didistribusikan, dilakukan pengecekan ketat, mulai dari tingkat keasaman hingga potensi bahaya, agar benar-benar layak konsumsi. Program ini juga sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam menyiapkan generasi emas 2045.

Semoga dengan adanya upaya ini, program Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto mencerdaskan anak bangsa menuju generasi emas 2045 bisa tercapai dengan baik,” tandasnya.

Selain meningkatkan kualitas gizi anak, keberadaan SPPG juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal. Satu unit SPPG mampu menyerap sekitar 50 tenaga kerja, sehingga puluhan unit yang telah beroperasi turut mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

Ini juga mengangkat derajat masyarakat, mengurangi pengangguran dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.