Polres Kudus: Operasi Patuh Candi 2025 untuk Wujudkan Kesadaran Berlalu Lintas

oleh -165 Dilihat
Foto: ilustrasi

Kudus, isknews.com – Operasi Patuh Candi 2025 yang digelar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kudus selama dua pekan, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, tidak semata-mata bertujuan untuk menindak pelanggar, tetapi lebih ditekankan sebagai upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

KBO Satlantas Polres Kudus, Iptu Noor Alifi, menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan operasi tersebut, pihaknya menindak 1.436 pelanggar dengan sanksi tilang dan memberikan 1.570 teguran kepada pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

“Penindakan ini bukan semata-mata penegakan hukum, tapi bagian dari edukasi agar masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan di jalan dimulai dari kepatuhan terhadap aturan,” ujarnya, Selasa (29/7/2025).

Pelanggaran terbanyak pada pengendara sepeda motor adalah tidak memakai helm (530 kasus), disusul melawan arus (222), mengemudi di bawah umur (161), membonceng lebih dari satu orang (175), serta penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (10).

Sementara pada pengendara roda empat, pelanggaran yang ditindak mencakup 151 kasus melawan arus dan 187 kasus tidak memakai sabuk pengaman.

Barang bukti yang disita selama operasi meliputi 302 surat izin mengemudi (SIM), 1.124 surat tanda nomor kendaraan (STNK), serta 10 unit kendaraan bermotor.

Adapun untuk sanksi teguran, mayoritas pelanggar adalah pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm (552), melanggar rambu lalu lintas (443), tidak memasang TNKB (250), dan tidak menyalakan lampu utama (265). Sementara pada kendaraan roda empat, 50 pengendara ditegur karena tidak mengenakan sabuk pengaman dan 10 lainnya karena menggunakan ponsel saat berkendara.

Satlantas juga mencatat ada 15 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama masa operasi.

“Semoga dengan adanya Operasi Patuh Candi ini, kesadaran berlalu lintas masyarakat terus meningkat. Bukan karena takut ditilang, tapi karena memahami pentingnya menjaga keselamatan di jalan,” pungkas Iptu Noor Alifi. (AS/YM)