Potong Tumpeng & Gebug Bersama Warnai Peringatan HUT Ke 4 Darbuka Kudus Community

oleh -226 Dilihat

Kudus, isknews.com – Puluhan anggota Darbuka Kudus Community atau yang akrab di sapa DKC hari ini memperingati ulang tahunnya yang ke – 4 dengan pemotongan tumpeng oleh admin DKC, saudara Syaiful Percussion, di kediaman nya di Desa Kaliwungu pada Ahad sore (5/3/2017)

“Disaksikan puluhan anggota DKC, sebelum acara potong tumpeng, dilaksanakan pembacaan tahlil dan Manaqiban, setelah itu dilanjutkan dengan latihan gebug bersama.”ujar Azmie salah satu anggota DKC kepada isknews.com

Dirinya menjelaskan, Komunitas ini menginduk Serikat Darbuka Indonesia (SDI), dimana komunitas induk tersebut telah bergabung hampir 50 klub darbuka lokal yang tersebar di berbagai kota di seluruh indonesia baik yang aktif ataupun yang non aktif karena sedang mengalami proses revitalisasi, bergerak bersama demi cinta dan kegemaran pada darbuka.

“Sedangkan DKC sendiri terbentuk 4 tahun silam tepatnya 5 MARET 2014, dipelopori oleh Syaiful Anwar, salah satu pembuat darbuka yang ada di kudus, selain itu juga ada Dani (raka dum dum slap) dan kawan kawan”Jelasnya

Pihaknya menambahkan “DKC sendiri adalah sebuah komunitas pecinta seni musik DARBUKA bagi pecintanya, di kabupaten Kudus anggotanya di dominasi oleh para pecinta sholawat, santri dari sebagian pesantren di Kudus, group rebana dari desa setempat, maupun sekolah yang bernafaskan islam, dan tidak menutup kemungkinan ada yang dari sekolah umum.

“Hingga sekarang, sudah banyak yang berminat untuk bergabung di komunitas ini, meskipun prosentase nya belum begitu signifikan, oleh karena itu, kami mengajak sesama untuk bergabung dan bersenang senang berlatih dalam lingkaran sambil terus berupaya memasyarakatkan darbuka di tanah air.”ujarnya

Pertemuan kami, atau kopdar dilaksanakan pada setiap sabtu sore, di lapangan paving dekat tuang bendera Alun-alun simpang tujuh Kudus, “Berbagi pengetahuan dan silaturahmi yang menghidupi serikat kita, demi wujudnya syiar islam dan silaturrahim yang erat antar sesama anggota DKC.”pungkasnya (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :