Prioritaskan Betonisasi Jalan Pertanian, TMMD Sengkuyung Tahap III 2019 Kodim 0722 Kudus Dibuka

oleh -358 Dilihat

Kudus, isknews.com – Di buka di Lapangan Desa Peganjaran Bae Kudus Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)
Sengkuyung tahap III TA 2019 oleh Dandim 0722 Kudus Letkol Arm Irwansyah dan Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus Sam’ani Intakhoris.

Usai upacara pembukaan Dandim 07722 dihadapan para awak media menyampaikan bahwa pada TMMD ini ada dua sasaran yang dibangun. Yakni sasaran fisik dan sasaran non fisik.

Sekda Sam’ani Intakhoris mewalkili Plt Bupati Kudus HM Hartopo, didampingi Dandim 0722 Letkol ARM Irwansyah SAP serta anggota Forkopimda Kudus pada Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2019 di Lapangan Desa Peganjaran Bae Kudus (Foto: YM)

Dandim menyebut terdapat 50 personil Kodim yang melaksanakan program bersama masyarakat. Pihaknya menyebut program betonisasi untuk memudahkan masyarakat mengangkut hasil taninya.

Kami membuat program sesuai aspirasi masyarakat. Betonisasi jalan sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk mengangkut hasil tani.

“Untuk sasaran non fisik berupa pembangunan betonisasi jalan, karena jalan ini jalan pertanian. Di sana ada tanaman padi hingga tomat. Sedangkan kondisinya masih tanah. Kalau hujan becek sehingga kita akan lakukan betonisasi,” ujarnya, Rabu (02/10/2019).

Sedangkan untuk sasaran non fisik, berupa pemberian penyuluhan kepada masyarakat. Selain itu juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai. Apalagi, saat ini menjelang musim penghujan.

“Kami mengajak untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bersih-bersih sungai. Mumpung konidis masih belum ada air. Dibersihkan dulu, musim hujan tidak ada sampah lagi,” harapnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Kudus Sam’ani Intakoris yang hadir menjadi irup upacara mengatakan, sangat mendukung program kegiatan yang dilakukan oleh personel Kodim 0722/Kudus. Apalagi, kegiatan ini sangat membantuk masyarakat di Kudus.

“Kita dukung penuh. Model ini bisa menembus desa yang terisolasi yang tidak ada jalanya. Ini dibuatkan jalan. Maka kita akan dukung penuh,” tambahnya.

menjadi salah satu tonggak dalam memajukan desa. Program fisik dan program nonfisik yang sesuai dengan aspirasi masyarakat membantu memajukan desa.

Sam’ani Intakoris yang mewakili Plt. Bupati menyampaikan program TMMD strategis dalam membantu memajukan desa terpencil dan Pemkab Kudus selalu mendukung program TMMD selama ini.

“Program betonisasi dapat dijadikan program pembangunan desa yang terpencil. Seperti betonisasi di daerah Wonosoco dan Rahtawu. Apalagi, akses jalan Rahtawu sangat penting untuk jalur evakuasi apabila terjadi musibah tanah longsor,” terang dia.

Jika tidak ada aral melintang, Sam’ani berencana menganggarkan program betonisasi pada dua wilayah tersebut pada APBD perubahan tahun 2020 mendatang. “Kami sangat mendukung program TMMD,” ujarnya.

Pihaknya juga memuji TMMD selama ini selalu mengatasi berbagai persoalan dalam masyarakat pedesaan. Pasalnya, TMMD selalu menjaga sinergitas dengan masyarakat sehingga program selalu tepat sasaran.

Berbagai program seperti pembangunan tempat tinggal, ruang berkreasi, dan pembangunan jalan menjadi upaya dalam mengoptimalkan potensi desa.

“Saya berharap TMMD mengimbau masyarakat untuk selalu hidup sehat dan menjaga lingkungan. Semoga adanya TMMD dapat membantu memajukan desa dan menjaga kearifak budaya lokal,” harapnya.

TMMD akan melaksanakan program – program baik fisik seperti betonisasi jalan maupun nonfisik berupa berbagai penyuluhan sejak 2 Oktober hingga berakhir 31 Oktober.

Program nonfisik tersebut antara lain penyuluhan narkoba; KB-Kes dan pemberdayaan masyarakat; bela negara, wawasan kebangsaan, penyluhan radikalisasi, terorisme, dan balatkom; pembinaan mental dan keagamaan; serta sosialisasi infrastruktur desa.

“Pendanaan TMMD bersumber dari APBD Provinsi sebesar 225 juta rupiah dan APBD Kabupaten sebesar 313 juta rupiah dengan total 538 juta rupiah,” tandas Sekda. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.