Kudus, isknews.com — General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto menyampaikan bahwa penyerahan 128 Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) kepada warga Kabupaten Kudus merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus tumbuh bersama masyarakat.
Program tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi sosial perusahaan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Seremoni penyerahan RSLH kepada masyarakat ini juga bertepatan dengan momentum hari ulang tahun ke 75 PT Djarum pada 21 April lalu. Melalui program ini, kami berharap dapat menghadirkan hunian yang tidak hanya layak, tetapi juga aman, nyaman, dan sehat. Desain hunian disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga serta dilengkapi pengaturan sirkulasi udara, pencahayaan, dan sanitasi yang baik,” ujar Budiharto.
Program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) yang dijalankan PT Djarum bersama Polytron ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Kudus. Sebanyak 128 rumah direnovasi atau dibangun ulang dengan total nilai bantuan mencapai Rp8,9 miliar.
Program tahap pertama tahun 2026 ini menjangkau empat kecamatan di Kabupaten Kudus, yakni Kecamatan Bae sebanyak 24 rumah, Dawe 25 rumah, Jati 23 rumah, serta Kaliwungu 56 rumah. Setiap unit rumah mendapatkan renovasi atau pembangunan ulang dengan anggaran sekitar Rp70 juta.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengapresiasi kontribusi PT Djarum dan Polytron yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, program tersebut menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendorong peningkatan kesejahteraan warga.
“Atas nama pemerintah Kabupaten Kudus, Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh warga Kabupaten Kudus, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen PT Djarum dan Polytron yang secara berkelanjutan mendukung penyediaan hunian layak. Program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” kata Sam’ani.
Ia menambahkan, kolaborasi seperti ini diharapkan dapat terus diperkuat agar dampaknya semakin luas bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup warga yang masih berada dalam kondisi rentan.
Salah satu penerima bantuan, Kartijo, warga Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, mengaku bersyukur atas renovasi rumah yang diterimanya. Sebelumnya, rumahnya kerap kemasukan air saat hujan karena atap yang bocor di beberapa bagian.
“Kalau hujan deras, air sering masuk karena atap bocor di beberapa bagian. Kami hanya bisa menampung air seadanya dan berharap tidak semakin parah,” tutur Kartijo.
Kini, setelah rumahnya direnovasi, ia merasa lebih tenang karena tempat tinggalnya menjadi lebih aman dan nyaman untuk keluarganya.
“Sekarang rumah kami sudah jauh lebih baik, lebih aman dan nyaman untuk ditempati. Saya sangat berterima kasih kepada PT Djarum dan Polytron atas bantuan ini. Semoga program seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” ujarnya. (YM/YM)






