Puluhan Pemandu Wisata Kudus, Dibekali Dasar Kepemanduan Trekking

oleh

Kudus, isknews.com – 50 orang pemandu dari 9 Desa Wisata di Kudus hari ini mengikuti pelatihan Pemandu Wisata Alam Trekking. Pelatihan yang pembukaannya dilakukan di ruang pertemuan Hotel @Hom ini dijadwalkan akan dilaksanakan selama 3 hari dengan para pemateri dari pemandu wisata trekking bersertifikasi nasional.

Hal itu disampaikan oleh Plt. Kepala Disbudpar, Kasmudi yang menyampaikan bahwa setelah pembukaan dan pelatihan teoritik pada hari pertama, akan dilanjutkan dua hari dengan pelatihan praktis yang dilaksanakan di lokasi wisata alam.

“Di sini mereka kami gembleng dan dibekali pengetahuan tentang dasar-dasar kepemanduan. Meliputi SOP & Teknik Guiding, Standar Kompetensi Pramuwisata, Execellent Service dan Public Speaking yang dilanjutkan dengan simulasi trekking di Kedung Gender, Desa Dukuh Waringin,” jelasnya, Senin (22/07/2019).

TRENDING :  Ribuan Offroader Ikuti Ajang Trabas Pati Ayam Kudus

Kudus yang juga memiliki sejumlah destinasi wisata alam dan untuk memaksimalkan potensi kunjungan wisata serta untuk meningkatkan arus kunjungan wisatawan.

“Untuk itu perlu melakukan pembenahan pada sektor-sektor utama penunjang pariwisata diantaranya sumber daya manusia (SDM) kepariwisataan khususnya para pemandu wisata alam,” katanya.

Para pemandu Wisata di Kudus hari ini mengikuti pelatihan Pemandu Wisata Alam Trekking. Pelatihan yang pembukaannya dilakukan di ruang pertemuan Hotel @Hom (Foto: YM)

Kasmudi menilai tracking sebagai objek wisata yang sangat potensial di Kabupaten Kudus. Mengingat kota kretek memiliki banyak wisata alam yang mendukung kegiatan tracking. Seperti Rahtawu, Ternadi, Colo dan Wonosoco.

TRENDING :  Pemkab Pati Langsungkan MoU Dengan PT Perkebunan Nusantara IX Kebun Jolong

” Terdapat banyak potensi dari destinasi, serta obyek wisata agro, adventure dan budaya yang bisa dikembangkan dan dikemas menjadi satu untuk pariwisata yang menarik.,” tutur dia.

Hanya saja, wisata tracking yang ada selama ini belum bisa berjalan secara maksimal. Padahal promosi wisata tracking terus digencarkan oleh Pemkab Kudus dan jajaran Forkopimda. Seperti halnya yang dilakukan oleh Polres Kudus beberapa waktu lalu.

Pelatihan mountain trekking tersebut bisa menjadi tolak ukur dalam mencetak para trekker di Kudus yang bersertifikasi sehingga potensi Sumber Daya Alam (SDA) yaitu pendakian dan penyusuran obyek wisata Kudus dapat menjadi destinasi yang dibanggakan dan diminati oleh wisatawan.

TRENDING :  "Waduk Wilalung" Menangi Lomba Foto BCB Disbudpar Kudus

“Selama tiga hari ini para pengajar atau narasumber akan melatih dan memberikan pengetahuan para pemandu wisata alam antaranya menyangkut keamanan dan kenyamanan, menghindari resiko kecelakaan saat berwisata di tempat-tempat pariwisata baik itu dipantai dan wisata alam hutan,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan ini merupakan progam Kementrian Pariwisata, yang didanai dengan DAK Non Fisik. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :