Ramadhan, Penjualan Jilbab Meningkat

oleh -455 Dilihat

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Selama Ramadhan hingga jelang lebaran ini, penjualan jilbab di pasar Kalinyamatan, Jepara terus mengalami peningkatan. Peningkatan bisa mencapai lebih dari 30 persen. Hal ini disampaikan oleh Nur Fadlikhah,(31) salah seorang penjual jilbab di Pasar Kalinyamatan, Kamis (15/6/2017).

Menurutnya, peningkatan sebenarnya sudah mulai terjadi sejak sebulan jelang Ramadhan hingga jelang Lebaran ini, grafik permintaan jilbab dan perangkat ibadah lainnya seperti mukena terus meningkat. Dirinya menuturkan, jika sebelum puasa dalam seminggu, hanya sekali kulakan barang dari pasar Kliwon Kudus, kini dalam seminggu bisa mengambil barang sampai tiga kali. “Alhamdulilah hingga kini cukup meningkat. Selain mengambil barang dari Kliwon, saya juga ada kiriman dari Jakarta,” kata ibu satu anak ini.

Lebih lanjut Nur menambahkan, meskipun demikian, hampir setiap tahun grafiknya terus menurun. Hal ini tidak terlepas semakin banyaknya konsumen yang beralih membeli jilbab secara online daripada langsung ke pasar tradisional. “Pasar online tentu sedikit banyak berpengaruh terhadap penjualan secara konvensional di pasar tradisional,” imbuhnya.

Akan tetapi, dirinya tetap optimis bisa bersaing dengan pasar online. Pasalnya, penjual online banyak juga yang mengambil barang darinya kemudian dijual secara online. “Pembeli di pasar juga tidak melulu dari kalangan ibu-ibu, banyak juga remaja dan mahasiswi yang justru mengambil barang untuk dijual kembali,” jelasnya.

Sementara itu, Sunari, salah seorang produsen jilbab di Desa Pendosawalan Kecamatan Kalinyamatan mengaku tidak banyak peningkatan selama Ramadhan ini. Menurutnya, dibanding tahun lalu, masih lebih baik dibanding tahun ini. “Tahun ini saya lebih banyak melayani pemesanan, sebab dulu banyak buat jilbab tapi tidak laku sehingga lebih pilih menunggu pesanan,” jelasnya. (ZA)

No More Posts Available.

No more pages to load.