Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Pati Kritis

oleh -382 Dilihat

Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Dinas Pertanian Pati mengungkapkan awal musim kemarau tahun ini, ratusan hektare lahan pertanian di Bumi Mina Tani di landa kekeringan, yang mengakibatkan petani mengalami gagal panen.

“Data terbaru kami, ada sebanyak 144 hektare lahan pertanian yang kritis. Itu ada di Kecamatan Kayen dan Jakenan,” papar Kepala Dinas Pertanian Mochtar Effendi, Kamis (14/09/2017).

Tidak hanya itu, menurut data yang sama, seluas 701 hektare lahan pertanian di beberapa kecamatan, juga terancam mengalami kerusakan pada musim kemarau kali ini.

“Itu ada yang di Kecamatan Jakenan dan Kayen, ada juga beberapa desa di Kecamatan Gabus dan Margorejo,” jelasnya.

Rinciannya, dari 144 hektare lahan kritis di dua kecamatan itu yakni, Desa Pasuruhan dan Talun yang berada di Kecamatan Kayen. Untuk Kecamatan Jakenan berada di Desa Bungasrejo, Tondomulyo, Ngastorejo, dan Kedungmulyo.

Sementara itu, 701 hektare lahan yang terancam rusak yakni, seluas 660 hektare berada di Kecamatan Gabus di Desa Mintobasuki, Banjarsari, Babalan, Tanjang, Kosekan, Pantirejo, Tlogoayu, Karaban dan Wuwur. Sedang sisanya, berada di Kecamatan Margorejo di Desa Jambean Kidul dan Jimbaran.

“Untuk mengantisipasi meluasnya kekeringan, Bupati Pati mengirimkan surat ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, untuk menggelontorkan air dari Waduk Kedungombo,” jelas Mochtar. (Wr)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.