Revitalisasi Pasar Kliwon Kudus Segera Dikerjakan, Dimulai Akhir Juni 2026

oleh -308 Dilihat
Potret pasar kliwon dari depan. Foto: (ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Revitalisasi Pasar Kliwon Kudus dijadwalkan mulai dikerjakan pada akhir Juni 2026. Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Perdagangan telah menyiapkan anggaran untuk memperbaiki sejumlah fasilitas pasar yang mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Agus Sumarsono, mengatakan pekerjaan revitalisasi akan menyasar untuk bagian atap Blok B2, gate pintu masuk utama. serta saluran pipa hidran yang kondisinya sudah berkarat dan perlu penanganan segera.

“Rencana pelaksanaan revitalisasi dimulai akhir Juni 2026. Fokusnya perbaikan atap dan pipa hidran,” ujarnya saat ditemui pada Rabu (13/5/2026).

Untuk mendukung pekerjaan tersebut, Pemkab Kudus mengalokasikan dana sebesar Rp225 juta dari APBD 2026. Nilai itu lebih kecil dibandingkan usulan awal yang diajukan Dinas Perdagangan.

Menurut Agus, sebelumnya pihaknya mengusulkan anggaran lebih dari Rp800 juta untuk penanganan Pasar Kliwon. Namun setelah proses pembahasan anggaran, nominal yang disetujui sebesar Rp225 juta.

Meski begitu, pihaknya tetap mengoptimalkan anggaran yang tersedia agar perbaikan di Pasar Kliwon bisa berjalan sesuai kebutuhan prioritas.

Selain Pasar Kliwon, Dinas Perdagangan juga mengajukan program revitalisasi untuk 26 pasar tradisional lain di Kabupaten Kudus. Total kebutuhan anggaran yang diusulkan berkisar antara Rp3 miliar hingga Rp4 miliar.

Tidak hanya revitalisasi skala besar, sejumlah pasar di Kudus juga akan mendapatkan perbaikan ringan. Anggaran perbaikan kecil tersebut maksimal mencapai Rp10 juta untuk tiap pasar, menyesuaikan tingkat kerusakan di lapangan.

Agus menambahkan, total anggaran murni pengelolaan pasar pada tahun 2026 mencapai sekitar Rp2 miliar. Dana itu mencakup pemeliharaan fasilitas pasar sekaligus pengadaan perlengkapan kebersihan.

Di sisi lain, Dinas Perdagangan juga mengusulkan pembangunan sekat untuk pedagang di Pasar Babe melalui RKPD tahun 2027. Nilai pengajuan program tersebut mencapai Rp792 juta.

Rencananya, sekat berukuran 2×3 meter akan dibangun untuk menata area pedagang agar lebih rapi dan nyaman. Setiap unit sekat diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp3 juta.

“Jumlah pedagang yang diusulkan mendapatkan sekat ada 264 pedagang,” pungkas Agus. (AS/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.