Revlisianto Subekti Resmi Dilantik Jadi Pejabat Definitif Sekda Kudus

oleh -1,088 kali dibaca
Revlisianto Subekti resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Kepala Bappeda yang juga sekitar lima bulan terakhir merangkap sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Revlisianto Subekti hari ini resmi dilantik menjadi menjadi Sekda Kudus definitif.

Prosesi dilakukan di Pendopo Kabupaten Kudus, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama Sekda Kabupaten Kudus, Revli dilantik secara langsung oleh Pj Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie, dengan disaksikan oleh Forkopimda beserta pimpinan OPD Pemkab Kudus, di Pendopo Kabupaten Kudus, Senin (18/04/2024).

Revli menggantikan Samani Intakhoris yang kini menjadi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kudus Pj Bupati Kudus berharap, ke depan, Revlisianto Subekti mampu meningkatkan kinerjanya sebagai Sekda Kudus yang lebih baik.

Sebagai Sekda, Hasan juga berharap bahwa Revli mampu membaca dinamika yang terjadi di Kudus nantinya, sehingga leading sector yang ada di Kudus bisa selalu diintegrasikan demi mendukung program-program kepala daerah.

“Selamat dan sukses kepada Sekda yang baru dilantik. Semoga Pak Revli mampu meningkatkan kinerjanya serta berkoordinasi sebaik-baiknya dalam rangka melaksanakan tugas-tugas demi Kudus semakin baik,” ujar Hasan dalam sambutannya.

Pj Bupati Kudus juga mengajak Revli untuk bersama-sama berkhidmat demi yang terbaik untuk Kudus.

Kemudian, Hasan juga memberikan sejumlah tugas penting yang harus segera ditangani seorang Sekda.

Pertama, mengenai situasi bencana yang terjadi di Kudus saat ini. Kondisi Kudus yang tidak baik-baik saja ini, diharapkan Hasan bisa mendapat respon cepat dari Revli yang baru saja dilantik menjadi Sekda definitif.

“Kondisi ini butuh ditindaklanjuti secara serius, solusi terbaik bisa kita ikhtiarkan, bisa kita lakukan mitigasi,” kata Hasan.

Sebab itu, pihaknya pun mengajak semua stakeholder di Kudus untuk bersama-sama bergotong royong, bahu-membahu mengatasi kondisi bencana yang saat ini terjadi.

Kedua, Hasan menilai bahwa Pemkab Kudus saat ini kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Terlebih di setiap bulan, rata-rata ada 30 hingga 40 ASN yang purna tugas.

Sebab itu, sosok seorang Sekda dikatakan Hasan, harus mampu menyikapi hal tersebut dengan cepat melalui langkah-langkah tepat agar jumlah ASN yang berkurang, tidak mempengaruhi pelayanan bagi masyarakat Kudus.

“Pemanfaatan teknologi informasi bisa terus dikembangkan, supaya layanan di Kudus semakin lebih baik lagi,” ujar Pj Bupati Kudus, Hasan Chabibie.

Menanggapi hal tersebut, Revli mengaku bahwa kekurangan ASN terjadi di setiap OPD.

Namun hingga saat ini, Revli mengaku belum tahu berapa persisnya formasi ASN yang akan dibuka untuk Kudus dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di tahun 2024.

“Meski demikian, harapannya nanti dengan berapapun jumlah ASN yang formasi dari pemerintah pusat, akan kita maksimalkan. Seperti arahan dari Pak Pj Bupati, kita manfaatkan teknologi informasi untuk menutup kekurangan ASN,” jelas Revli.

Sejumlah posisi dikatakannya perlu ada penambahan ASN. Mulai dari guru, staf di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan lainnya.

Di sisi lain, diketahui bahwa selain menjabat sebagai Pj Sekda Kudus, selama ini Revli juga masih menjadi Kepala Bappeda Kabupaten Kudus. Sebab saat ini ia resmi menjadi Sekda Kudus, posisi Kepala Bappeda pun akan diisi sementara oleh seorang Pelaksana Tugas (Plt).

“Sementara untuk Bappeda akan diisi Plt dulu, siapa orangnya, saya belum tahu,” ujar Revli. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.