Kudus, isknews.com – Dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat ratusan siswa SMA Negeri 2 Kudus harus dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Kabupaten Kudus, Rabu (29/1/2026).
RS ‘Aisyiyah Kudus menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang menyiagakan tim medis guna menangani siswa yang mengalami gangguan kesehatan.
Sebagai bagian dari penanganan terpadu lintas rumah sakit, RS ‘Aisyiyah Kudus menerima belasan siswa untuk menjalani pemeriksaan dan observasi lanjutan.
Hingga siang hari, sebanyak 14 siswa berada dalam penanganan tim medis.
“Saat ini, 14 siswa telah berada di RS ‘Aisyiyah Kudus untuk mendapatkan pemeriksaan, observasi, dan penanganan medis sesuai prosedur standar.”
Humas RS ‘Aisyiyah Kudus, drg. Ika Oktaviani Risanti, MARS, menyebutkan, keluhan yang dialami para siswa didominasi gangguan pada saluran pencernaan.
“Gejala dominan yang dilaporkan meliputi mual, muntah, pusing, dan nyeri perut. Secara umum, kondisi mereka mulai membaik dan masih dalam pemantauan tim medis.”
RS ‘Aisyiyah Kudus menyiapkan tenaga dokter, perawat, serta fasilitas pendukung untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal.
Koordinasi juga dilakukan dengan pihak sekolah, Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, serta rumah sakit lain yang turut menangani siswa terdampak.
“Kami berkoordinasi dengan pihak sekolah, Dinas Kesehatan, dan rumah sakit lain agar penanganan berlangsung terpadu dan lancar’,” ujarnya.
Pihak rumah sakit mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengacu pada informasi resmi dari instansi berwenang terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang. RS ‘Aisyiyah Kudus siap mendukung proses penanganan dan evaluasi lanjutan sesuai kewenangan.” tandasbya. (YM/YM)









