RSUD dr Lukmono Hadi Terapkan Sistem Penanganan Kegawat Daruratan Terpadu (SPGDT)

oleh -279 Dilihat

Kudus, isknews.com – Sistem Penanganan Kegawat Daruratan Terpadu (SPGDT) Inovasi yang di kembangkan adalah penciptaan aplikasi gawat darurat berupa K 119 yang sistem kerjanya setara dengan 911 di luar negeri.

Aplikasi yang berbasis android tersebut dikembangkan untuk memberikan layanan cepat kepada masyarakat baik itu layanan kecelakaan, kebakaran maupun bencana.

Aplikasi K119 tersebut terintegrasi dengan semua Rumah Sakit, Puskesmas, Damkar dan BPBD maupun Kepolisian. Sehingga ketika terjadi kecelakaan, bencana atau kebakaran dapat terlayani dengan baik dan cepat oleh Instansi terkait namun untuk tahap awal baru RSUD dan puskesmas.

Dengan aplikasi K119 masyarakat dengan mudah mengakses untuk melaporkan kejadian yang perlu penanganan segera. Di antaranya, bencana kebakaran dan kecelakaan yang terintegrasi dengan fasilitas kesehatan, kepolisian, serta instansi lain yang terkait.

Untuk sistem kerja K119 sama dengan sistem kerja 911 yang mana data pelaporan cukup akurat dan terkoneksi di pelayanan publik seperti Ambulans, Rumah Sakit, Pemadam Kebakaran, Kepolisian maupun BPBD. Sedangkan proses pelaporan dapat dilakukan melalui 3 cara yakni via SMS, Telepon maupun Gambar sehingga operator dimasing-masing instansi terkait langsung dapat menangani secara tepat.

RSUD dr Lukmono Hadi sebagai operator mengintegrasikan aplikasi K119 dengan Sistem Penanganan Kegawat Daruratan Terpadu (SPGDT) kesemua Rumah Sakit yang ada dikabupaten Kudus. ketika ada permasalahan seperti Korban Laka Lantas setelah ada pelaporan yang masuk ke K119 dengan cepat ambulans datang ke TKP, penyiapan ruang perawatan yang kosong serta aparat kepolisian juga langsung menangani kasusnya.(*)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.